Oleh: Hastomo Wibowo, S.Pd
Guru SMP Negeri 1 Mranggen
VIRUS Corona atau lebih dikenal dengan Covid-19 berdampak pada seluruh aspek kehidupan tidak terkecuali dunia Pendidikan di Indonesia. Munculnya wabah Covid-19 membuat perubahan yang sangat besar dalam kegiatan pembelajaran. Pembelajaran yang biasanya dilakukan secara tatap muka (dapat berinteraksi langsung dengan siswa), dengan adanya wabah virus Covid-19 pembelajaran harus dilakukan daring atau dengan cara jarak jauh.
Akan tetapi, dalam pelaksanaan pembelajaran secara daring yang belum pernah dilakukan dan merupakan salah satu alternatif pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 membawa kendala tersendiri. Kendala yang dihadapi pada saat pelaksanaan pembelajaran secara daring antara lain adalah faktor ekonomi dan kurangnya minat peserta didik dalam mengikuti pembelajaran.
Dalam menghadapi kendala-kendala tersebut guru harus melakukan berbagai strategi agar pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Kreatifitas guru sangat diperlukan agar siswa dapat terdorong untuk pro aktif dalam melakukan pembelajaran sehingga diharapkan pembelajaran dapat tuntas.
Pembelajaran secara daring dilakukan dengan menggunakan Google Classroom, apalagi dengan adanya akun belajar yang disediakan oleh pemerintah lebih membantu dalam menggunakan Google Classroom. Selain menggunakan Google Classroom juga dimodifikasi dengan menggunakan Grup WA IPS. WA sekarang sudah menjadi hal umum dan bisa digunakan untuk komunikasi, sehingga guru dan siswa sudah familier dalam menggunakan WA Grup. Dengan menggunakan dua strategi ini, pembelajaran secara daring dapat dilakukan hampir menyerupai pembelajaran secara tatap muka.
Penyampaian materi dapat dilakukan melalui Google Classroom sehingga materi dapat tersimpan dan siswa dapat mengulangi lagi jika masih belum paham atau ada yang terlupakan. Untuk diskusi pembelajaran lebih efektif dilakukan melalui Grup WA IPS. Untuk penugasan dapat dilakukan di Google Classroom maupun Grup WA IPS. Sebelum melakukan pembelajaran guru dapat membuat presensi dulu menggunakan Google Formulir sehingga dapat dilihat berapa jumlah siswa yang hadir. Presensi tidak selalu menggunakan Google Formulir, namun kadang kala dilakukan melalui WA Grup IPS sehingga lebih terlihat reeltime.
Pembelajaran inti dengan kombinasi dua aplikasi ini dilakukan dengan memberikan siswa gambar, table ataupun dengan video. Siswa mengamati gambar, table ataupun video kemudian penyampaian materi inti agar siswa melakukan kegiatan diskusi dari materi yang disampaikan. Siswa yang kurang paham dapat bertanya melalui Google Classroom maupun Grup WA IPS. Setelah mengamati siswa mengerjakan aktivitas yang sudah disiapkan oleh guru beserta tugasnya. Tugas dapat dikumpulkan melalui Google Classroom.
Penilaian pembelajaran dilakukan dengan melihat pengumpulan tugas siswa sistem kualitatif dengan melihat dokumen tugas siswa yang sudah dikumpulkan. Siswa mendapat nilai bagus saat siswa mengumpulkan tugas tepat waktu, dan begitu pula sebaliknya. Pembelajaran dengan menggunakan strategi melalui Google Classroom dan Grup WA IPS dapat berjalan dengan baik, sehingga siswa dapat mengikuti pembelajaran secara daring dan pengumpulan tugas dapat lebih tepat waktu. Siswa pun dapat lebih dapat berinteraksi dengan guru secara langsung dan mudah.
Gabungan dua aplikasi dalam Blended learning dalam pembelajaran IPS di masa pandemi Covid-19 membuat siswa lebih antusias dan tertarik untuk mengikuti pembelajaran. Pembelajaran dapat berjalan lebih menyenangkan karena di dalam aplikasi Google Classroom guru dapat menggunakan berbagai media pembelajaran. Media pembelajaran yang disampaikan dalam Google Classroom antara lain dengan menggunakan gambar, table, powerpoint. Dan yang lebih menyenangkan adalah media pembelajaran dengan menggunakan video yang dapat menarik siswa untuk menyimak dan mempelajari materi yang ada dalam video. Penggunaan WA Grup IPS pun juga dapat membuat siswa lebih interaktif dalam bertanya, bahkan interaksinya dapat berlangsung sampai malam Ketika siswa merasa tertarik dengan materi yang disampaikan dan sesuai dengan keadaan serta kondisi saat ini. (*)








