JAKARTA, Joglo Jateng – Pelatih asal Korea Selatan Shin Tae-yong memanggil 30 pemain tim nasional U-19 untuk menjalani pemusatan latihan (TC) persiapan menuju Piala AFF U-19 2022 di Indonesia pada 2-15 Juli. Seluruh pemain akan mulai berlatih di Stadion Madya Gelora Bung Karno, pekan ini.
Mayoritas pemain yang masuk dalam daftar pemanggilan adalah mereka yang berlaga pada Turnamen Toulon 2022, Prancis. Termasuk Ronaldo Joybera Kwateh, Hokky Caraka, Alfriyanto Nico, Edgard Amping, Erlangga Setyo, Cahya Supriadi dan Dimas Pamungkas. Selain mereka, pemain tim nasional senior Indonesia Marselino Ferdinan juga memperkuat skuad Garuda Nusantara pada TC tersebut.
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan, Piala AFF U-19 akan menjadi turnamen tolok ukur untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 dan Piala Dunia U-20 2023. “Alhamdulillah, mulai hari ini (Senin (20/6), Red) persiapan tim U-19 untuk mengikuti Piala AFF U-19 dimulai. Turnamen ini bagus untuk mengasah kemampuan dan tolok ukur perkembangan pemain sebagai persiapan mengikuti Kualifikasi Piala AFC U-20. Tentunya Piala Dunia U-20 2023,” ujar Iriawan.
Sementara penyerang Hokky Caraka menegaskan bahwa dia dan rekan-rekannya siap mengikuti penggemblengan untuk Piala AFF U-19. Meski mereka baru berkompetisi pada Turnamen Toulon 2022 pada Mei-Juni.
“Saya dalam kondisi oke dan tidak ada masalah. Turnamen ini juga sebagai ajang pembuktian kemampuan kami sebelum mengikuti Kualifikasi Piala AFC U-20 dan Piala Dunia U-20. Semoga kami mampu meraih hasil maksimal di Piala AFF U-19 2022, apalagi kami bermain di Indonesia,” kata Hokky.
Piala AFF U-19 2022 akan dilaksanakan di dua wilayah Indonesia yakni Jakarta dan Bekasi. Di Jakarta, laga akan berlangsung di Stadion Madya Gelora Bung Karno, sementara di Bekasi, Stadion Patriot Candrabhaga akan menjadi arena pertandingan.
Pada turnamen itu, Indonesia berada di Grup A bersama Myanmar, Thailand, Vietnam, Brunei Darussalam dan Filipina. Thailand merupakan pemegang lima gelar juara turnamen, Myanmar punya dua dan Vietnam serta Indonesia masing-masing sudah merasakan sekali juara. Indonesia menjadi kampiun pada tahun 2013 saat dilatih oleh Indra Sjafri. (ara/fat)










