Jepara  

Pemkab Jepara Siapkan Jalan Alternatif Tambang Atasi Jalan Rusak di Pancur

KONDISI: Kendaraan truk bertonase berat saat membawa batu melintasi Jalan Desa Pancur, Kecamatan Batealit, Senin (6/7/2026). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten Jepara (Pemkab) menyiapkan jalan alternatif khusus bagi angkutan tambang di Desa Pancur, Kecamatan Batealit.

Langkah ini dilakukan untuk mengurangi beban kendaraan bertonase besar yang selama ini menjadi salah satu penyebab rusaknya jalan.

Rencana itu disampaikan oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo saat meninjau kondisi jalan di Desa Pancur, Senin (6/7/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi Jalan Pancur mengalami kerusakan yang cukup berat.

Di sejumlah titik, terlihat permukaan jalan berlubang, bergelombang, dan rusak parah.

Jalan tersebut kerap dilalui oleh truk pengangkut material tambang dengan muatan besar, sehingga mempercepat kerusakan infrastruktur.

Pemkab kini tengah menyusun skema transportasi angkutan tambang agar kendaraan bermuatan berat tidak lagi melintasi jalan utama.

Terutama, pada ruas Jalan Pancur yang akan dan masih dalam proses pembangunan.

Hal itu karena dikhawatirkan jalan tersebut rentan mengalami kerusakan jika terus dibebani kendaraan dengan tonase tinggi.

Overlay dengan kapasitas truk yang luar biasa pasti akan rusak,” jelas Bupati Jepara, Selasa (7/7/2026).

“Makanya kita mengajak petinggi mencari jalan alternatif lain untuk tambang supaya tidak lewat sana (jalan utama),” imbuhnya.

Pemkab Jepara juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk memetakan rute angkutan tambang.