SEBAGAI mahasiswi Jurusan Psikologi, Ulfina Aprilia (23) ingin membagikan pengetahuannya tentang stres dan kesehatan mental. Ternyata ada stres yang tidak membuat seseorang terpuruk.
Dara cantik asli Sidoarjo Jawa Timur ini mengatakan, masyarakat sering salah pengertian tentang stres. Padahal dalam stres tidak hanya membuat seseorang terpuruk jatuh secara mental, namun ada pula kriteria stres yang bisa membangun motivasi seseorang untuk lebih semangat untuk meraih impiannya.
“Stres itu ada dua kategori yaitu eustres yang memiliki sifat membangun dan distres dengan sisi negatifnya. Nah di sini orang lebih sering menganggap ketika terkena stres pasti bermasalah. Padahal bila itu eustres malah bisa lebih membangun motivasi untuk keluar dari masalah,” tuturnya, Minggu (19/6).
Mahasiswi UIN Sunan Ampel Surabaya itu menjelaskan, eustres adalah sebuah tekanan dari lingkungan yang dapat menjadikan seseorang memiliki motivasi untuk menyelesaikan atau mengatasi tekanan tersebut. Cara agar mengubah stres menjadi sebuah energi positif yaitu dengan melihat permasalahan menjadi tantangan untuk bisa diselesaikan.
Dengan melihat dari sisi positif ini, seseorang akan mempunyai kesehatan mental yang lebih baik bahkan dapat mempengaruhi lingkungannya menjadi lebih baik. Sebab menurutnya, stres yang dimiliki setiap orang pasti berbeda-beda, namun cara penyelesaian tetap sama. Yaitu dari penyebab timbulnya stres itu sendiri.
“Mencoba gaya hidup sehat dan positif adalah salah satu cara menghindari stres. Tapi pasti setiap kehidupan seseorang ada masalah yang datang, nah dengan memandang permasalahan tersebut dari sisi positif akan bisa membangun rasa percaya diri untuk bisa menyelesaikannya. Jangan jadikan stres menjadi masalah tapi jadikan hal itu menjadi sebuah tantangan dan energi positif untuk menyelesaikannya,” tuturnya. (fan/gih)










