PURBALINGGA, Joglo Jateng – Enam belas peserta pelatihan Kejuruan Garmen Apparel mendapatkan kesempatan dari UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Purbalingga untuk mengikuti Uji Kompetensi kerja bersama Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BBPLK Semarang, Senin (4/7). Uji kompetensi tersebut bertujuan untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja di Purbalingga.
Kepala UPTD BLK Purbalingga, Bambang Purwito menyampaikan, pada dasarnya BLK memiliki fungsi sebagai wadah kegiatan pelatihan untuk mendukung calon tenaga kerja supaya lebih siap, berkualitas dan berkompeten. Sehingga dapat bersaing di dunia kerja ataupun berwirausaha.
“Program sertifikasi kompetensi turut berkontribusi dalam meningkatkan serapan tenaga kerja. Lulusan BLK yang mengikuti sertifikasi memiliki peluang lebih besar dalam mendapatkan pekerjaan,” ungkap Bambang.
Asesor Kompetensi Kerja dari LSP BBPLK Semarang, Rafiq Anwar mengatakan, Sertifikasi kompetensi merupakan pemberian sertifikat melalui uji kompetensi yang sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Hal ini dilakukan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah diberi lisensi.
Peserta pelatihan di BLK nantinya akan mendapatkan 2 sertifikat, yaitu sertifikat pelatihan yang dikeluarkan BLK dan sertifikat kompetensi yang dikeluarkan LSP. Sertifikasi kompetensi merupakan salah satu cara untuk melakukan standarisasi sebuah profesi dan merupakan lambang dari sebuah profesionalisme.
“Nanti output-nya setelah mereka mengikuti uji kompetensi, peserta yang kami rekomendasikan kompeten mereka berhak mendapatkan sertifikat kompetensi yang di terbitkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Ini merupakan pembuktian mereka, capaian mereka, jadi ketika di dunia industri nanti, mereka akan lebih diakui karena sertifikat yang dikeluarkan BNSP ini tarafnya diakui secara nasional,” pungkasnya. (hms/abd)










