LONDON, Joglo Jateng – Rafael Nadal tidak memberikan jaminan akan bisa tampil dalam semifinal Wimbledon, hari ini (8/7) waktu setempat. Dia akan melawan petenis Australia Nick Kyrgios.
Petenis Spanyol itu bermain sambil menahan cedera perut untuk mengalahkan Taylor Fritz dalam pertandingan yang menguras tenaga. Dirinya berjuang dengan sakit fisik. Nadal tampak hampir mundur pada pertengahan pertandingan. Namun ia tetap bisa mengalahkan Fritz dalam waktu empat jam dan 20 menit.
Jika Nadal sukses meraih Wimbledon tahun ini, maka akan menjadi gelar Wimbledon ketiga. Sekaligus yang pertama sejak 2010 di lapangan rumput. Juara US Open di Flushing Meadows akan membuat petenis asal Mallorca menuntaskan satu kalender tenis yang cemerlang. Hal itu terakhir kali dicapai pada 1969 oleh legenda Australia Rod Laver.
Tetapi tidak ada jaminan petenis 36 tahun itu akan hadir di Centre Court untuk menuntaskan impian bersejarah itu. Sebab, ketika Nadal ditanya tentang peluangnya bermain melawan Kyrgios dirinya menjawab tidak tahu.
“Jujur, saya tak bisa memberikan jawaban yang tegas kepada Anda. Karena jika saya memberikan jawaban yang jelas dan besok hal lain terjadi, maka saya akan dibilang pembohong,” ujarnya.
Nadal mengambil timeout medis melawan Fritz yang unggulan ke-11 dalam laga perempat final. Dirinya mendapatkan perawatan akibat cedera dan mengatakan harus menyesuaikan permainannya agar bisa terus bermain.
Petenis Spanyol itu bahkan sempat beberapa kali mempertimbangkan mundur selama pertandingan itu. Namun Nadal mengaku ingin memberikan kesempatan kepada dirinya.
“Tak mudah meninggalkan turnamen ini, tak gampang meninggalkan Wimbledon, meski sakitnya parah. Entahlah. Saya sempat ingin mengakhiri laga ini. Saya bertarung keras. Bangga dengan semangat juang dan cara saya tetap kompetitif dalam kondisi itu,” kata juara Grand Slam 22 kali itu.
Nadal mengaku mengkhawatirkan cedera itu. Dia akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebelum membuat keputusan melanjutkan berlaga dalam Grand Slam lapangan rumput itu.
Sebelumnya, Nadal menjuarai Roland Garros dengan suntikan penghilang rasa sakit selama menghadapi setiap pertandingan. Dia hanya mengonfirmasi keikutsertaannya dalam Wimbledon kali ini setelah perawatan frekuensi radio meredakan rasa sakit pada kakinya.
“Mengetahui hal itu, manakala saya merasakan hal seperti saya rasakan, itu karena ada hal yang tak berjalan benar dalam perut. Tetapi lihat saja nanti. Saya sudah merasakan hal itu dalam beberapa hari ini. Sudah pasti hari ini adalah hari terburuk, telah menjadi peningkatan penting dalam rasa sakit dan keterbatasan,” pungkasnya. (ara/fat)










