Wabup: Semangat Wredatama Harus Jadi Contoh Pemuda

PAPARAN: Wabup Mansur Hidayat saat memberikan sambutan di acara HUT PWRI ke 60 di Gedung Juang Pemalang, Senin (11/7). (UFAN FAUDHIL / JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Setelah tertunda selama dua tahun karena pandemi, Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Pemalang dapat kembali mengadakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PWRI ke 60 di Gedung Juang Pemalang, Senin (11/7) kemarin. Wakil Bupati (Wabup) Pemalang yang hadir pada acara tersebut, berharap semangat dedikasi dan ketangguhan para anggota PWRI ini, dapat menjadi contoh para anak muda dalam keikutsertaan membangun daerah.

Wabup Pemalang Mansur Hidayat mengucapkan selamat kepada PWRI atas HUT ke 60 nya. Semoga ke depan PWRI akan selalu jaya, serta konsisten dalam mendukung berbagai program pembangunan kabupaten melalui peran dan fungsinya, sebagai organisasi sosial kemasyarakatan. Selain itu, ia berharap anggota PWRI Kabupaten Pemalang senantiasa dapat menjadi teladan serta inspirasi bagi generasi muda.

“Anggota PWRI itu adalah pensiunan PNS atau pegawai pemerintahan lainnya. Jadi mereka pasti sangat berpengalaman dalam pemerintahan. Maka saya berharap mereka masih dapat memberikan sumbangsih kepada pemkab dalam hal ini, lewat saran dan masukannya untuk pembangunan daerah,” terangnya di Gedung Juang Pemalang, kemarin.

Ia menilai, semangat para anggota PWRI ini sangat besar untuk berkumpul merayakan HUT, sehingga hal tersebut perlu dicontoh oleh generasi muda. Sebab dengan semangat ini, pihaknya ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bangkit dalam keterpurukan ekonomi di kala pandemi lalu.

“Dalam peringatan HUT PWRI ini, tidak ada salahnya jika kita maknai dengan Semangat Kebangkitan, sebagai bentuk seruan agar kita bisa semangat dan bangkit bersama dari pandemi Covid-19 yang melanda negeri ini. Terutama untuk membangkitkan perekonomian masyarakat agar lebih berdaya, sehingga dapat memajukan Kabupaten Pemalang tercinta ini,” tuturnya.

Selain itu, tak lupa ia mengingatkan kepada seluruh peserta dan masyarakat pada umumnya, untuk selalu menjaga protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi. Hal itu karena pandemi masih belum berakhir, sehingga tetap ada potensi kasus positif jika masyarakat lalai akan prokes.

“Ingat kebiasaan kita, 3M yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak, harus terus dilakukan. Serta vaksinasi khususnya untuk para lansia anggota PWRI, sebisa mungkin mengajak rekannya untuk vaksin. Dengan begitu akan tercipta kekebalan komunal dan menghindarkan kita dari penularan Covid-19 nantinya,” imbuhnya. (fan/all)