UMKM  

Menengok Produksi Salai Pisang Rossa yang Tembus Pasar Internasional bersama Mahasiswa KKN UIN Walisongo

Dok. Produksi Salai Pisang Rossa di Desa Plantaran, Kaliwungu, Kendal. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

KENDAL, Joglo Jateng– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Misi Khusus (MMK) kelompok 11 mendatangi rumah produksi Salai Pisang Rossa di Desa Plantaran, Kaliwungu, Kendal (11/07/22).

Produksi Salai Pisang Rossa Desa Plantaran masih diproduksi secara tradisional. Meskipun begitu, penjualan Salai Pisang Rossa sudah menembus pasar internasional.

Salah satu pembuat salai pisang, Muffidin mengatakan jika bahan dasar pembuatan Salai Pisang Rossa adalah pisang Tonto. Pisang ini dipilih karena rasanya yang lebih manis dan legit.

“Pakainya pisang Tonto yang diiris tipis, rasanya lebih manis daripada pisang lain,” ungkapnya.

Pembuatan Salai Pisang Rossa tidak jauh berbeda dengan produksi salai pisang lainnya. Hanya saja, dalam menggoreng salai pisangnya menggunakan adonan tepung khusus khas Salai Pisang Rossa.

“Buanta sama, cuma di sini ada bumbu rahasianya, jadi rasanya beda,” imbuhnya.

Muffidin juga menjelaskan jika usaha pembuatan keripik Salai pisang ini dimulai karena meneruskan usaha dari orang tuanya. Hingga hari ini, pemasarannya tidak hanya di Kendal tetapi juga hingga Semarang, Cilacap, Palembang, Jakarta, termasuk Hongkong, Taiwan dan Arab Saudi.

“Jualnya lewat media online juga. Seperti Facebook sama WhatsApp, ikut teman-teman komunitas grup UMKM kecamatan sampai provinsi,” pungkasnya. (redaksi)