BATANG, Joglo Jateng – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Batang menggelar pelatihan Good Manufacturing Practices (GMP). Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan usaha industri hasil tembakau yang digelar pada, Kamis (21/7). Pelatihan itu diikuti oleh 30 pekerja pabrik rokok di Batang yang telah dipilih potensi kemampuannya.
Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, pelatihan ini sebagai pengembangan potensi yang dimiliki pekerja pabrik rokok, dengan pelatihan usaha teori dan praktik bagi Industri Kecil Menengah (IKM). Selain itu, adanya peningkatan kapasitas dan kompetensi, paham akan usaha dan tata kelola pabrik rokok. Sehingga jika ada kesempatan para pekerja bisa membangun usahanya sendiri.
“Saya menyambut baik pelatihan ini. Karena mengajarkan kemampuan untuk berwirausaha, jadi bisa dimanfaatkan jika nanti kedepannya ingin membuka usaha sendiri atau pun bekerja di tempat lain,” terangnya di Batang, Kamis (21/7).
Ia menjelaskan, penerapan GMP akan lebih efektif setelah pelaku usaha benar-benar memperhatikan beberapa aspeknya. Seperti membangun sebuah komitmen diantara seluruh personil yang terkait dalam suata usaha, menetapkan indikator tentang keefektifan dalam hal penerapan strategi GMP, dan melakukan evaluasi kinerja.
“Termasuk membentuk tim yang benar-benar solid. Dengan penanggungjawab utama dari tim tersebut adalah salah satu personel yang sudah terlatih dan memiliki jiwa kepemimpinan serta motivasi yang cukup kuat,” imbuhnya. (ara/all)










