Pati  

Gencarkan Sosialisasi Penggunaan MyPertamina

ILUSTRASI: Terlihat sejumlah kendaraan sedang antre mengisi BBM di SPBU, belum lama ini. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait penggunaan aplikasi MyPertamina. Hal tersebut sebagai langkah persiapan, sebelum aplikasi tersebut diterapkan untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disdagperin Pati, Koeswantoro mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sejumlah lokasi. Salah satunya dilakukan saat event Car Free Day (CFD), beberapa hari lalu.

“Kami beberapa kali sudah melakukan sosialisasi. Kemarin sudah sosialisasi saat ada CFD, kami bersama Pertamina membuka stand customer yang lewat. Jadi, kita tidak henti-hentinya memberikan sosialisasi,” katanya.

Dirinya menilai bahwa sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sudah siap mengoperasi kebijakan tersebut. Karena, SPBU sudah mendapatkan pemahaman dari Pertamina.

“Kalau SPBU otomatis siap, karena dari Pertamina sudah turun ke SPBU. Jadi SPBU nanti di bekali semacam scanner. Kalau SPBU sebenarnya tidak terlalu susah, jadi  tinggal masyarakat,” ungkapnya.

Ia menyebut, penggunaan MyPertamina akan di mulai bulan Agustus mendatang. “Perkiraan kemarin September, tapi sepertinya maju Agustus ini. Jadi program itu harus dilaksanakan. Rencananya awal bulan,” jelasnya.

Berdasarkan data Disdagperin, terdapat 41 SPBU di Kabupaten Pati. Sedangkan terkait suplai BBM jenis pertalite, pasokan setiap tahunnya 43 ribu kilo liter. Kemudian jenis solar sejumlah 84 kilo liter. (lut/abd)