Pengawas Farmasi dan Makanan Balai Besar POM di Semarang Eni Zuniati menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Gerakan Keamanan Pangan Desa. Gerakan tersebut diinisiasi oleh BPOM, yang menjangkau di beberapa Kabupaten di Jawa Tengah. Untuk pelaksanaannya dilakukan secara bergiliran.
“Tahun ini ada di Kudus, Jepara, Rembang, Tegal, dan Pekalongan. Rangkaian kegiatan tersebut telah dimulai sejak 2014 lalu,” jelasnya.
Gerakan keamanan pangan desa tersebut, diawali dengan advokasi kepada lintas sektor, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten. Advokasi tersebut telah dilakukan pada bulan Maret lalu. Setelah itu, bimtek kepada para kader baru dilaksanakan. Kabupaten Kudus mengusulkan Desa Krandon dan Kelurahan Panjunan.
“Penunjukkan Kabupaten, berdasarkan tingkat resikonya, dari segi pelaku usaha, dari segi pariwisata, stunting, dan lain sebagainya. Sedang, bimtek untuk kader sudah dilakukan bulan Mei lalu, dimulai dari kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Karang Taruna, guru atau sekolah, dan lain sebagainya,” terangnya.
Di hari pertama, bimtek diperuntukkan bagi para pelaku usaha pangan siap saji. Di hari kedua, bimtek diperuntukkan bagi pelaku usaha pangan olahan dalam kemasan. Sedang di hari ketiga, diadakan kegiatan fasilitasi. Kegiatan fasilitasi tersebut merupakan kunjungan ke tempat produksi para pelaku usaha, dengan membawa checklist. (cr1/fat)










