DEMAK, Joglo Jateng – Atlet paralimpiade Indonesia, cabang olahraga badminton kursi roda kelas WH 2 asal Desa Batursari, Kecamatan Mranggen mendapat uang penghargaan atau pembinaan sebesar 50 juta dari Pemerintah Kabupaten Demak. Pasalnya atlet tersebut telah membanggakan Demak dan sebagai satu-satunya warga Demak yang ikut ajang international Asean Para Games di Solo.
Bupati Demak Eistianah menjelaskan, pemberian uang pembinaan kepada atlet yang berpestasi dilakukan agar dapat menambah semangat serta motivasi dalam berkarya sebagai atlet. “Kami mengucapkan trimakasih, dan ini diberi support dari Pemerintah Kabupaten Demak, semoga bisa berkenang dan menambah semangat lagi ke depan,” ucapnya, Kamis (18/8).
Sementara itu, atlet paralimpiade badminton kursi roda kelas WH 2, Agus Budi Utomo (45) mengatakan, pemberian penghargaan dan perhatian yang dilakukan oleh Pemerintah Demak sangat memberikan dampak positif. Hal itu dapat menambah semangat juang atlet dalam meningkatkan prestasinya ke depan.
“Pengahargaan ini, sangat berkesan terimakasih Pemkab Demak untuk perhatiannya kepada atlet yang berprestasi, semoga kedepanya tambah lebih baik, walaupun sekarang sudah baik tapi tambah labih baik ke depan,” ucapnya.
Agus menjelaskan, pada 17 Agustus, Pemkab Demak hanya memberikan penghargaan kepada atlet yang ikut Asean Para Games di Solo. Ia berharap, atlet-atlet lain juga perlu diberi penghargaan.
Agus mengatakan, masa depan para atlet yang telah menorehkan prestasi bisa diperhatikan, seperti memberikan pekerjaan. Hal itu dikarenakan seorang atlet khususnya olahragawan ada batasan usia, sehingga tidak bisa menjadi atlet secara terus menerus. Jika nanti sudah mengalami masa pensiun atlet bisa kerja di lain tempat.
“Semoga atlet yang berprestasi kedepanya bisa dicarikan pekerjaan, untuk masa depan, mungkin kalau untuk olahragawan usia tidak bisa dipungkiri, kalau sudah tidak jadi atlit bisa mendapat kerjaan yang lain,” katanya. (cr10/gih)










