PATI, Joglo Jateng – Pemerintah Desa (Pemdes) Gajahmati dan Ketua Panitia Lomba Voli Nyai Serati Cup akhirnya berdamai terkait persoalan pemutusan aliran listrik di lapangan voli di Gajamati, beberapa waktu lalu. Kesepakatan itu muncul setelah kedua belah pihak beraudiensi, Senin (26/9).
Kepala Desa (Kades) Gajamati Sri Lestari mengatakan, pihaknya mengucapkan permintaan maaf supaya persoalan lapangan voli di desanya tidak berkepanjangan. Dengan harapan, para pemuda bersama pemdes dapat bekerja sama membangun Gajamati lebih baik.
“Saya tahu banyak kekurangan saya, disini kita tidak mencari kesalahan atau kebenaran. Saya minta maaf jika banyak kekurangan dan kesalahan Pemerintahan Desa Gajahmati. Saya minta kedepannya kita bisa sama-sama membangun Desa kita lebih maju,” ujarnya, Senin (26/9).
Dia pun berharap supaya permasalahan serupa tidak terulang lagi. Sehingga, bila ada persoalan alangkah baiknya di musyawarahkan terlebih dahulu sebelum muncul ke publik.
“Semua sudah selesai dengan clear. Kedepannya saya juga meminta kepada masyarakat jika ada masalah mari kita selesaikan bersama, jangan langsung upload di media sosial, kita mediasisasikan dulu bersama pemdes,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Voli Nyai Serati Cup Sukes mengungkapkan, kurangnya komunikasi yang melatar belakangi persoalan lapangan voli. Dalam kesempakatan ini, pemuda, panitia lomba dan pihak Pemdes bersepekat berdamai.
“Kita audiensi bareng dan musyawarah bareng untuk mencari solusi supaya memajukan Desa. Poinnya, hanya miskomunikasi antara pihak panitia, Pemdes dan Bu Inggi. Kesepakatannya Bu Inggi sudah minta maaf, kami sudah menerima,” ucapnya. (lut/fat)










