Pati  

Ketua DPC Gerindra Pati Ikut Berantas Sarang Nyamuk

GOTONG-ROYONG: Gerakan masal pemberatasan sarang nyamuk demam berdarah di Desa Jimbaran, Kamis (20/10). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Pati ikut turun memberantas sarang nyamuk di Desa Jimbaran. Hal itu dilakukan setelah adanya sejumlah warga desa tersebut yang terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Ketua DPC Gerindra Pati Hardi mengatakan, dirinya mendapatkan laporan terkait warga Desa Jimbaran yang banyak terserang DBD. Setelah itu, dirinya berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati dan Pukesmas Kayen untuk mengadakan gerakan Pemberatasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Kemarin saya telpon DKK dan Pukesmas Kayen untuk mengadakan pemberatasan nyamuk penyebab penyakit DBD. Karena masyarakat Jimbaran 4 hari lalu banyak yang terjangkit DBD,” katanya, Kamis (20/10).

Dia menjelaskan, kegiatan itu melibatkan sejumlah pihak. Di antaranya DKK Pati, Pukesmas Kayen, kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) desa setempat dan Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Kayen.

“Tadi pagi (Kamis (20/10), Red) bersama-sama melakukan tindakan untuk pemberatasan nyamuk yang melibatkan anak-anak SMA Negeri 1 Kayen dan kader-kader PKK di Desa Jimbaran. Yakni untuk memberatasan sarang nyamuk disana,” terangnya.

Adapun gerakan pemberatasan nyamuk itu dengan melakukan pembersihan tempat-tempat yang menjadi sarang nyamuk. Dengan harapan masyarakat bisa terhindar dari penyakit DBD.

“Harapan saya dengan gerakan pemberatasan sarang nyamuk itu, supaya sarang-sarangnya bisa menghilang.  Seperti membersihkan tempat penampungan air dan membersihkan barang bekas yang berpotensi menjadi tempat kembang biak nyamuk,” harapnya.

Wakil Ketua ll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati itu juga telah berkomunikasi dengan DKK Pati untuk melakukan fogging. Pasalnya, sudah ada lima anak Desa Jimbaran yang dilarikan ke rumah sakit akibat terjangkit DBD.

“Nanti kita tetap adakan fogging. Saya sudah berkomunikasi dengan DKK untuk segera laksanakan foging. Supaya bisa diatasi. Biar anak-anak ini terlepas dari DBD. Karena sudah ada lima anak yang masih di rawat di Rumah Sakit Kayen,” pungkasnya. (lut/fat)