Kudus  

Kembangkan Potensi Sekolah Lewat Digital Marketing

DIGITAL MARKETING: Workshop Membangun Start Up Berbisnis Digital Marketing yang digelar SMK Duta Karya akhir pekan lalu. (HUMAS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – SMK Duta Karya menggelar workshop bertajuk Membangun Start Up Berbisnis Digital Marketing, yang berlangsung, akhir pekan lalu. Kegiatan itu diikuti sebanyak 45 guru SMK Duta Karya.

Pemateri dalam workshop tersebut, Triyanto R. Sutardjo menjelaskan, digital marketing menjadi salah satu hal pentin dalam mendorong peningkatan produktivitas dan pemasaran produk atau promosi yang maksimal. Hal ini bisa membantu produk UMKM dan dapat menjangkau lebih luas masyarakat. Baik dalam maupun luar daerah.

“Digital marketing dapat dilakukan untuk mempromosikan produk. Baik melalui sosial media maupun marketplace, hanya bermodalkan smartphone dan akses Wifi. Apabila branding dikemas dengan baik, mampu meningkatkan potensi SMK Duta Karya dan memperkenalkan ke masyarakat luas khususnya calon siswa,” ucap Owner Alammu Parijhoto ini.

Triyanto menyampaikan, perlu mengupload aktivitas atau produk yang dimiliki di media sosial dan marketplace secara berkala dan konsisten. Dapat dipastikan, akan banyak orang yang mencari dan melihat.

Pihaknya berpesan, guru memiliki tugas pokok sebagai pengajar di kelas, alangkah baiknya dapat menumbuhkan kepada generasi muda untuk memiliki jiwa wirausaha. Dengan cara mengasah kemampian dan softskill yang bermanfaat sebagai bekal kedepannya.

“Selain itu, branding produk dan perusahaan itu penting karena dapat membangun citra dan menjadikan produk yang dijual terlihat berbeda dan menarik. Fungsi branding sebagai pembeda, sekaligus penggiring opini yang baik untuk perusahaan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Teaching Factory (TEFA) SMK Duta Karya, Ely Fitri Anasari mengatakan, potensi yang ada di sekolah tersebut cukup banyak. Diantaranya ada produk kopi rempah, jasa kesehatan, dan domestik untuk kebutuhan rumah. Hanya saja, pemasarannya sejauh ini belum maksimal.

“Semoga para guru dan staf dapat memanfaatkan workshop ini, agar dapat mengetahui strategi pemasaran yang tepat. Sudah saatnya para guru melek digital, mengingat perkembangan teknologi yang begitu pesat, sehingga dalam promosi sekolah dan pemberdayaan produk dapat lebih maksimal,” tuturnya.

Pihaknya berharap, tenaga pendidik di SMK Duta Karya dapat memanfaatkan secara maksimal materi yang disampaikan. “Sehingga dapat membantu pemasaran, sekaligus memajukan kesejahteraan bersama,” harapnya.

Sedangkan, Waka Kurikulum SMK Duta Karya, Sofwan mengungkapkan, workshop tersebut bertujuan agar para guru baik yang muda maupun berusia memahami digital marketing. “Sehingga, potensi di SMK kami lebih tereksplorasi dan dikenal masyarakat luas,” ujarnya. (sam/fat)