KOTA, Joglo Jogja – SDN Rejowinangun 1 Kotagede Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan keagamaan, pentas seni, ajang kreativitas anak dan lomba menghias roti, di halaman sekolah, Jumat (21/10). Kegiatan itu bertujuan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad dan Hari Santri Nasional 2022.
Kepala Sekolah SDN Rejowinangun 1 Kotagede Sri Kuswandani mengatakan, seluruh siswa mengikuti kegiatan itu, dengan total peserta 498 siswa. Dengan didampingi para guru dan wali murid yang turut hadir. Pihaknya juga mengundang seorang pendakwah sekaligus pesulap untuk memeriahkan acara tersebut, sehingga anak-anak terhibur dan tetap antusias dalam mengikuti rangkaian acara tersebut.
“Kita juga mengundang Kak Jack Sparrow Jogja untuk ngisi acara ini. Jadi setelah kegiatan ini selesai, kita ada pembelajaran keagamaannya. Bertujuan untuk menanamkan pada diri siswa itu cinta Rasul dan ketaatan pada agama,” terang Sri Kuswandani usai membuka acara tersebut di Halaman Sekolah SDN Rejowinangun 1.
Ia menambahkan, bahwa sekolahnya juga memiliki ekstrakurikuler hadroh, dengan nama Grup Hadroh Rezata Hubburrosul. Grup hadroh sekolahnya juga turut unjuk kebolehan dalam kegiatan itu.
“Untuk penampilan di acara ini, grup hadroh dipersiapkan sebulan sebelumnya. Sehingga mereka mampu menampilkan yang terbaik di hadapan teman-temannya dan para guru,” jelasnya.

Ia menuturkan, untuk lomba menghias roti diikuti seluruh kelas. Nantinya akan diambil juara dari setiap kelasnya. “Lomba menghias roti ini, kami juga mendapat sponsor untuk mendukung lomba. Jadi hadiah dari sana (sponsor, Red), karena kami kerjasama,” ujarnya.
Terkait anggaran kegiatan, kata Sri Kuswandani, mayoritas dari hasil infaq siswa setiap bulannya. Juga ada sumbangan dari guru dan wali murid berupa doorprize yang nantinya akan dibagikan.
Sementara itu, Pengawas Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Kemantren Kotagede, Sutji Rochayati merasa senang dan bangga dengan acara tersebut. Karena untuk membangun karakter religiusitas siswa, tidak harus di kelas.
“Selain membangun karakter religi siswa, karena belum lama juga ada penilaian tengah semester, ini juga jadi ajang refreshing siswa. Kita liat bersama, anak-anak antusias, senang, dan terhibur,” pungkasnya.
Ia berharap, kegiatan ini selalu diprogramkan di setiap sekolah. Karena ini berdampak baik untuk para siswa.
“Untuk program sendiri menyesuaikan kemampuan sekolah. Seperti SDN Rejowinangun 1 ini kan salah satu sekolah yang besar, jadi bisa menyelenggarakan kegiatan seperti ini,” imbuhnya. (all)










