Facebook Efektif untuk Pembelajaran Menulis

Oleh: Dra. Darsiti, M.Pd.
Guru SMP N 3 Banguntapan

PEMBELAJARAN Bahasa Indonesia di sekolah diajarkan kepada siswa dengan tujuan agar siswa memiliki pengetahuan tentang bahasa. Kemudian memiliki sikap positif terhadap bahasa Indonesia, dan memiliki keterampilan berbahasa. Pengalaman penulis mengajarkan materi Bahasa Indonesia kompetensi dasar Menulis Surat Pembaca dapat berlangsung dengan baik, aktif dan efektif. Yakni dengan media sosial Facebook.

Selamat Idulfitri 2024

Proses pembelajaran dengan media sosial Facebook ini merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa dengan baik dan lancar. Dengan memanfaatkan Facebook sebagai media pembelajaran menulis surat pembaca, proses pembelajaran lebih menarik.

Yang pertama dilakukan oleh penulis adalah membuat rangkuman materi yang akan dipaparkan kepada siswa dalam bentuk Power Point (PPT). Setelah para siswa memahami materi tersebut, guru membagikan foto kopi contoh surat pembaca dari koran atau majalah yang dipotong. Para siswa disuruh untuk mencermati surat pembaca tersebut dan berdiskusi menemukan unsur-unsur yang ada dalam surat pembaca. Yakni tentang judul, penulis, isi surat pembaca dan ditujukan kepada siapa, dimuat di media apa, dan waktunya kapan. Unsur-unsur tersebut sesuai dengan teori yang ia terima dalam materi PPT.

Baca juga:  Pengaruh Pendidikan Orang Tua terhadap Minat Menyekolahkan Anak

Pembelajaran dilanjutkan dengan praktik menulis surat pembaca. Guru memberikan contoh terlebih dahulu surat pembaca buatannya sendiri. Kemudian siswa mulai mencoba membuat surat pembaca sendiri dengan tema yang telah ditentukan gurunya, yakni tema lingkungan sekolah.

Setelah siswa membuat surat pembaca, guru menyuruh siswa mengunggah tulisan tersebut di media sosial Facebook mereka. Caranya, guru menyuruh salah satu siswa (bisa ketua kelasnya) untuk membuat group Facebook tertutup khusus untuk kelas tersebut, sebut saja kelas 9A. Jadi, yang bisa menjadi anggota grup Facebook tersebut hanya siswa kelas 9A yang berjumlah 30 anak, ditambah guru mapelnya. Biarkan siswa yang menjadi adminnya. Siswa lah yang mengelola group Facebook tersebut.

Baca juga:  Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Setelah group terbentuk, langkah selanjutnya guru memberikan rambu-rambu aturan main. Rambu-rambu tersebut antara lain semua siswa wajib memiliki akun Facebook, dan menjadi anggota group Facebook tertutup khusus 9A. Setiap siswa wajib mengunggah tulisan surat pembaca tentang lingkungan yang telah dibuatnya. Kemudian memberikan tanggapan (like dan komentar) terhadap hasil tulisan surat pembaca teman lainnya,

Guru memberikan rambu-rambu cara memberikan tanggapan yang sopan, santun dan kritis. Yang wajib ditanggapi adalah isi tulisan sesuai tidak dengan ketentuan atau teori menulis surat pembaca. Surat pembaca yang baik memuat unsur-unsur judul,  pihak yang dituju (alamat surat pembaca), isi surat pembaca, penulis surat pembaca, dan isi tulisan termasuk kritik, saran atau tanggapan.

Surat pembaca terbaik adalah yang mendapatkan like lebih banyak dan komentar yang lebih baik atau sedikit kritikan atau kekurangan. Melalui kegiatan pembelajaran menulis surat pembaca lingkungan dengan media sosial Facebook, dapat diambil beberapa kelebihan. Pertama, semua siswa aktif mengikuti pembelajaran. Kedua, semua siswa menjadi familiar dengan teknologi utramanya akun facebook,

Baca juga:  Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Ketiga, semua siswa berlomba membuat surat pembaca terbaik. Baik dari aspek konten/tema, tata bahasa/kalimat, pilihan kata dan ejaan untuk mengurangi komentar atau kritikan dari teman-teman. Keempat, semua siswa berlatih menjadi kritikus yang sopan, santun dan kritis. Sehingga tidak melukai perasaan teman lainnya yang hasil tulisannya kurang bagus atau masih harus disempurnakan. Serta kelima, siswa menjadi terlatih untuk menulis apa yang dipikirkan, apa yang dirasakan dan apa yang dialaminya.

Pembelajaran menulis surat pembaca dengan media sosial Facebook ternyata sangat efektif untuk membantu siswa belajar secara aktif, mandiri, dan produktif. Karena mampu menghasilkan karya atau tulisan. (*)