Disperindag Sleman Harapkan Gugatan Relokasi Pasar Godean Segera Rampung

Sekretaris Disperindag Sleman Tina Hastani. (ADIT BAMBANG SETYAWAN/JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Sekdin Disperindag) Kabupaten Sleman berharap perkara gugatan yang dilayangkan konsumen kepada Bupati Sleman dan Kepala Disperindag Sleman terkait relokasi Pasar Godean bisa rampung di meja mediasi. Perkara perdata yang dilayangkan nomor 4/pdt.G/2023/PN Sleman tersebut diharapkan tidak berlanjut sampai persidangan.

Kepala Disperindag Sleman melalui Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tina Hastani mengatakan, pihaknya tidak ada niatan untuk menyengsarakan pedagang. Namun, hal itu semata-mata untuk memberikan wadah untuk pedagang berjualan meski pasar sedang di bangun. “Semua ini demi keamanan, kenyamanan pedagang maupun konsumen,” katanya.

Selamat Idulfitri 2024

Sebelumnya, perkara gugatan terhadap Bupati Sleman sebagai tergugat 1 dan Kepala Disperindag Sleman tergugat 2 soal relokasi pasar Godean masih bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Sleman. Kunto Wisnu Aji salah satu warga Sinduadi, Kapanewon Mlati itu melayangkan gugatan sebagai konsumen.

Baca juga:  Terus Merugi Karena Banjir, Petani Diajak Ikut Asuransi Tani

Kunto memohon ke Pengadilan Negeri Sleman agar pihak tergugat memperbaiki sarana-prasarana. Seperti kelayakan dan keamanan konsumen maupun pedagang di tempat transit relokasi pedagang pasar Godean di Sidokarto.

Adapun agenda sidang mediasi, yang difasilitasi PN rencananya akan digelar pada Februari. Menurut Tina, sejauh ini progres mediasi dengan berkomunikasi di luar pengadilan sudah cukup baik. “Kami ingin memanfaatkan jalur mediasi untuk mendapatkan solusi terbaik,” tuturnya.

Terlebih, saat ini permintaan dalam gugatan seperti perbaikan sarana dan prasarana di lahan transit Sidokarto sudah berjalan cukup baik dan maksimal. Menurutnya, pasar transit dibuat agar pedagang Pasar Godean tidak libur berjualan selama masa pembangunan. Ada jeda waktu sambil menunggu lokasi relokasi rampung dibangun.

Baca juga:  Tingkatkan Kerja Sama dengan Tiongkok, Pemprov Jateng Tawarkan Sektor Pariwisata

“Kami kedepankan agar pedagang bisa jualan, kami siapkan dua sampai tiga bulan ke depan. Permintaan pedagang sampai setelah lebaran,” tegasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pedagang akan menempati pasar transit sampai Mei 2023. Setelah itu akan berpindah lagi ke lokasi relokasi. (cr5/abd)