PEMALANG, Joglo Jateng – Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang mencoba berinovasi membuat perangkap hama lalat buah dengan bahan sederhana. Hal itu dilakukan dalam rangka mengembangkan kawasan perkebunan mangga. Dari langkah tersebut, diharapkan buah mangga dapat menjadi salah satu produk unggulan Pemalang yang bisa terus dikenal oleh masyarakat.
Kepala Desa (Kades) Penggarit Imam Wibowo menuturkan, alat sederhana untuk menjebak lalat buah ini terbuat dari bekas botol air mineral yang di dalamnya diberi cairan hormon lalat betina dari pengembangan para ahli. Dengan jebakan ini, lalat buah yang menjadi musuh petani bisa ditangkap secara lebih mudah.
“Alat ini sebenarnya sangat sederhana karena hanya bermodalkan botol plastik, tetapi kuncinya ada di tambahan cairan hormon buatan dari lalat betina yang membuat para lalat jantan tertarik untuk masuk. Alhamdulillah alat ini cukup efektif dan bisa mengurangi jumlah buah yang terkena serangan lalat tersebut,” terangnya.
Usaha pengembangan ini didukung langsung oleh Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat, yang mengaku mempunyai impian untuk Kabupaten Pemalang agar bisa menjadi kawasan industri ketahanan pangan. Sebab selain mangga Kabupaten Pemalang memiliki banyak kekayaan dari bidang pertanian.
“Dengan pengembangan ini saya harapkan ke depan Pemalang dapat semakin maju, terutama dalam pengembangan kawasan industri ketahanan pangan di Jawa Tengah bahkan Indonesia,” tuturnya. (fan/abd)










