BULAN ramadan menjadi bulan yang barokah bagi semua orang yang melakukan kegiatan baik. Hal ini seperti yang dilakukan warga dusun Mulungan Kulon, Sendangadi Mlati Sleman di Masjid Al-Hidayah saat melakukan pengiriman takjil secara sukarela untuk berbuka puasa.
Salah satu warga Sri Sudarmini mengatakan, untuk melakukan kegiatan pembuatan takjil ini dilakukan secara berkelompok. Nantinya masyarakat dipersilahkan untuk membuat menu takjil sesuai kemampuan dari setiap kelompok.
“Dalam melakukan pembuatan takjil ini boleh berbeda-beda, namun untuk jumlahnya telah dilakukan tetapkan sebanyak 200 takjil. Karena telah di lakukan pengitungan rata-rata setiap pengunjung yang datang pada tahun sebelum-sebelumnya,” ungkapnya saat di wawancarai Joglo Jogja, Minggu (16/4/23).
Wanita yang sering disapa Sri ini mengungkapkan, dalam kegiatan takjil kali ini dirinya membuat bakmoy. Yaitu nasi dengan topping daging ayam fillet kecap, ditambahkan tahu dan telur puyuh. Kemudian, dipadupadankan dengan kuah kaldu ayam bening yang disiramkan ke nasi.
“Dalam pembuatan takjil kali ini kita membuat menu yang simple saja. Karena takjil yang dibuat cukup banyak sehingga membutuhkan waktu yang lama jika memutuskan membuat yang sulit,” bebernya.
Sri mengatakan, pukul 16.30 takjil harus tersedia di masjid untuk siap dibagikan. Karena jika takjil itu datangnya lama, maka takmir dan remaja masjid akan kesulitan dalam mendistribusikan kepada masyarakat yang datang.
“Kita harus memperhitungkan waktu dalam pembuatan juga karena ini nantinya akan di berikan kepada masyarakat. Sehingga kita harus memberikan yang terbaik dalam pembuatannya,” imbuhnya.
Selaian membuat takjil, menurutnya kegiatan seperti itu juga dapat menumbuhkan rasa kebersamaan antar tetangga. Yang sebelumnya tetangga kurang mengenal baik, maka dengan adanya kegiatan itu dapat menjadi rukun.(cr4/ziz)










