Pentingnya Pendidikan Public Speaking bagi Anak SMP

Oleh: Gudiyatmi, S.Pd, M.Pd.
Kepala SMP N 1 Pemalang

SEMAKIN pesatnya perkembangan zaman terutama dalam teknologi komunikasi saat ini membuat skill public speaking atau berbicara di depan umum menjadi kemampuan yang perlu dimiliki oleh setiap individu. Termasuk anak sekolah menengah pertama (SMP). Belajar public speaking pada dasarnya merupakan suatu proses yang berkelanjutan dalam mengasah kemampuan berbicara di depan umum. Dengan mengajarkan public speaking pada siswa, mereka dapat mengembangkan kemampuan berbicara, memahami audiens, dan di manapun nanti dalam hidupnya dapat berbicara dengan percaya diri dan efektif. Dalam prosesnya, para guru dapat mengikuti beberapa teori para ahli untuk mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum kepada anak didiknya. Di antaranya menggunakan teori yang dicetuskan oleh Dale Carnegia, Barbara Rogoff, dan Lev Vygotsky.

Mereka berpendapat bahwa dengan skil ini para siswa akan lebih mampu untuk mengespresikan diri mereka. Terutama dalam mempelajari materi disetiap mata pelajaran yang diajarkan. Sehingga mereka yang mempunyai skill public speaking yang lebih bagus cenderung akan memiliki nilai tinggi pada setiap mata pelajaran.

Meski begitu, tetap ada tantangan bagi guru dalam mengajarkan skill berbicara di depan umum kepada siswa. Pada usia remaja, siswa lebih cenderuing mempunyai kebiasaan berdiam diri. Di mana sebagian dari mereka memiliki kecenderungan untuk menghindar dari pembicaraan atau kegiatan bersosial.

Beberapa hal yang bisa digunakan oleh guru untuk mengajarkan berbicara di depan umum yaitu dengan mencari topik yang menarik. Terutama tentang pergaulan siswa, hal-hal terkini yang sedang diperbincangkan akan mampu menjadi magnet bagi siswa untuk tertarik belajar public speaking. Selanjutnya berikan pujian atau hadiah menarik dan terkini jika mereka mampu dan mau untuk belajar.

Pendidikan public speaking memiliki beberapa manfaat yang nantinya bisa berguna untuk siswa untuk masa depan mereka yaitu meningkatkan kemampuan berbicara. Siswa akan belajar mengembangkan kepercayaan diri mereka terutama saat dalam diskusi untuk menyampaikan pendapat mereka. Dari yang awalnya takut untuk berbicara, nantinya mereka akan lebih mampu mengendalikan atau memanajemen rasa tersebut dengan baik.

Manfaat selanjutnya dalam pendidikan berbicara di depan umum adalah para siswa mampu mengasah kemampuan mendengarkan mereka. Karena dalam komunikasi, kemampuan ini sangat diperlukan. Dalam penyelesaian konflik, dibutuhkan kesabaran yang besar dari mereka untuk mendengarkan apa yang disampaikan oleh orang lain. Disini mereka juga bisa mengembangkan pola pikir dan kreatifitas dalam segala bidang.

Dengan bimbingan guru dalam pembelajaran public speaking, para siswa akan lebih terbuka untuk mengolah kreativitas mereka. Dalam proses ini guru sebisa mungkin dapat menjadi pendengar dari pemikiran dan pandangan siswanya agar mereka dapat lebih meng-eksplore atau memperdalam ide-idenya. Hingga akhirnya tercipta hal baru untuk bisa merubah lingkungan, bahkan dunia. Dengan pembelajaran public speaking, anak-anak SMP bisa memberikan kesan baik kepada setiap orang yang mereka jumpai. Sebab, seseorang dengan kecerdasan berbicara cenderung akan lebih diingat dibandingkan mereka yang pendiam.

Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa pendidikan public speaking sangat penting bagi anak SMP untuk mengasah kemampuan berbicara, mengembangkan kepercayaan diri, dan mengembangkan pola pikir yang kreatif. Selain itu, belajar public speaking juga dapat membantu anak-anak memperluas cara berpikir mereka dan memberikan kesan yang baik pada orang lain. Oleh karena itu, pendidikan ini harus dijadikan bagian dari kurikulum SMP yang harus dikuasai oleh setiap anak di masa kini. Maka, penekanan public speaking dalam kurikulum harus diberikan agar setiap guru dapat menyampaikan materi yang berkaitan dengan skill berbicara di depan umum untuk setiap anak didiknya. (*)