SEMARANG, Joglo Jateng – Tim Program Pengendalian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menggelar Pelatihan dan Pendampingan Computational Thinking (CT). Pelatihan yang ditujukan bagi guru dan siswa ini berlangdung di Gaussian Kamil School’ pada 16,17 dan 19 Mei 2023. Tim PKM memberikan pemahaman dan mengenalkan konsep unplugged programming activity (UPA) kepada para peserta.
Dosen Prodi S-1 Teknik Informatika Udinus, Ayu Pertiwi, S.Kom., M.T., menjelaskan bahwa tujuan dari pengenalan CT kepada guru-guru adalah untuk menyalurkan konsep UPA kepada para murid sedini mungkin. Pelatihan itu merupakan salah satu Program Gerakan Bebras Pandai yang terus digencarkan untuk generasi muda Indonesia.
“Melalui pelatihan ini kami mempersiapkan generasi muda untuk memasuki era society 5.0 dimana teknologi sudah bukan ujung tombak lagi dalam kehidupan sehari-hari. Melainkan manusia lah yang akan menjadi komponen utama. Penerapan UPA yang kami lakukan contohnya seperti ular tangga atau robot lebah,” kata Ayu.
Pelatihan kali ini menekankan konsep UPA, yaitu dapat melakukan aktivitas programing tanpa perlu menggunakan komputer atau teknologi digital. Dengan begitu, murid-murid dapat melakukan latihan dengan logika-logika sederhana.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Gaussian Kamil, Anisa Devi Prabajati mengaku senang mendapatkan pelatihan langsung dari Udinus mengenai konsep CT dan UPA. Menurutnya, konsep itu, sangat membantu sekali bagi para guru-guru untuk mengajar para siswa-siswa di SD Gaussian Kamil.
“Kegiatan ini sangat luar biasa. Kami antusias sekali mengikuti pelatihan CT yang mampu memberikan pelatihan agar siswa berpikir ‘out of the box’,” ujarnya.
Pelatihan diikuti oleh 11 guru TK dan SD dari Gaussian Kamil School dan berlokasi di Aula sekolah. Selain konsep UPA materi yang disampaikan oleh tim PKM Lab MI Udinus Ayu Pertiwi, S.Kom., M.T., juga terkait dengan Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity (VUCA). (luk/mg4)










