Oleh: Fergy Natasya Pramudya, S.Pd.
PPG UNNES PGSD
SETIAP siswa memiliki gaya belajar yang berbeda dalam pelaksanaan pembelajaran. Gaya belajar merupakan cara dalam menerima, mengolah, dan mengingat informasi dengan mudah. Gaya belajar menentukan cara–cara belajar yang termudah dan media pembelajaran yang tepat untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah direncanakan.
Gaya belajar juga memiliki tiga aspek. Yaitu audio, visual, dan kinestetik. Gaya belajar auditory yaitu gaya belajar dengan mendengarkan. Gaya belajar visual adalah gaya belajar dengan melihat, dan kinestetik adalah gaya belajar dengan melakukan gerak atau praktik. Dengan adanya ketiga aspek gaya belajar tersebut, siswa dapat belajar sesuai dengan gaya belajarnya masing–masing.
Gaya belajar juga diharapkan dapat menumbuhkan minat belajar siswa. Gaya belajar sangat berpengatuh dalam proses pembelajaran. Dengan disesuaikannya gaya belajar, siswa akan senang dan termotivasi untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Karena mereka melakukanya dengan cara masing–masing. Seperti audio, visual, dan kinestetik.
Gaya belajar sangat cocok untuk digunakan guru dalam implementasi pembelajaran Kurikulum Merdeka. Sejalan dengan tujuan Kurikulum Merdeka, yaitu memberikan kebebasan siswa dalam memilih apa yang diminatinya dalam pembelajaran. Dengan gaya belajar yang berbeda tersebut, siswa dapat belajar sesuai dengan cara belajar yang mereka sukai. Sehingga siswa termotivasi untuk mengikuti pembelajaran dengan baik.
Adanya gaya belajar, pendidik diharapkan mampu berinovasi dalam kegiatan pembelajaran dengan menerapkan tiga gaya belajar dikelas dengan tiga metode. Untuk mengetahui gaya belajar setiap siswa, guru bisa melakukan observasi, wawancara, dan angket. Setelah mengetahui hal tersebut, guru bisa berinovasi dalam setiap kegiatan pembelajaran untuk menciptakan pembelajaran yang memerdekakan siswa dan memenuhi kebutuhan siswa. Salam pendidikan. (*)








