Mengenal Pecahan Mata Uang melalui Uang Mainan Karakter

Oleh: Herlina, S.Pd.SD
Guru SDN Ambokulon, Kec. Comal, Kab. Pemalang

PENTINGNYA belajar matematika tidak lepas dari peran dalam segala jenis dimensi kehidupan. Banyak persoalan kehidupan yang memerlukan kemampuan menghitung dan mengukur.

Pembelajaran matematika di SD Negeri Ambokulon merupakan sarana yang tepat untuk mempersiapkan siswa agar dapat menerapkan pengetahuannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun kemampuan siswa di Indonesia dalam mempelajari matematika masih rendah.

Keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran merupakan implementasi dari kreativitas siswa. Siswa dapat berperan aktif dengan cara melakukan aktivitas yang dapat mendukung proses pembelajaran.

Penyebab rendahnya hasil belajar matematika yaitu dalam penyampaian materi guru hanya menggunakan metode ceramah.  Setelah memperhatiakan keadaan seperti itu, maka penulis berusaha menyajikan pembelajaran matematika yang tepat untuk siswa di SD Negeri Ambokulon.

Siswa diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran pada kompetensi dasar kesetaraan nilai mata uang. Sehingga pada akhirnya mampu melakukan tukar menukar uang denan benar. Contoh, 1 lembar uang Rp 10 ribu dapat ditukar dengan 10 lembar uang Rp 1 ribu.

Alat bantu belajar yang akan penulis gunakan adalah berupa benda tiruan yang memiliki bentuk mirip dengan yang aslinya untuk memudahkan siswa memahami materi pembelajaran. Media konkret yang akan penulis gunakan yaitu uang mainan karakter.

Nah, bagimana cara mengajarkan kesetaraan nilai mata uang dengan media uang mainan tersebut?  Penulis menunjukan beberapa lembar mata uang rupiah yang asli. Yaitu 1 lembar seribuan, 1 lembar uang dua ribuan, 1 lembar uang lima ribuan, dan 1 lembar uang sepuluh ribuan. Setelah itu bertanya jawab dengan siswa tentang nilai mata uang yang penulis tunjukan. Lalu beberapa siswa di minta maju ke depan kelas satu persatu untuk mengurutkan mata uang yang ada mulai dari nilai yang terkecil. Kemudian menjelaskan kepada siswa bahwa uang ini dijadikan sebagai alat pembayaran. Tetapi untuk belajar kita akan menggantinya dengan uang mainan.

Penulis terlebih dahulu membagikan lembar kerja siswa. Satu kelompok akan mendapatkan satu lembar kerja siswa dan satu paket uang mainan, ditambah satu wadah kecil lem untuk menempelkan uang.

Siswa mengamati isi dalam satu paket uang mainan tersebut. Selanjutnya guru menjelaskan tentang petunjuk dalam lembar kerja siswa. Siswa berdiskusi menyelesaikan permasalahan pada lembar kerja siswa dengan dibantu media uang mainan.

Siswa menempelkan sejumlah pecahan uang pada lembar kerja siswa sesuai dengan nilainya yang sudah tertulis di lembar kerja siswa (LKS). Misalnya, satu lembar uang dua ribu rupiah sama dengan berapa lembar uang seribuan?. Nah dengan pembelajaran seperti ini diharapkan siswa dapat memahami pecahan mata uang yang senilai dalam kehidupan sehari-hari. (*)