SLEMAN, Joglo Jogja – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan menyelengarakan Pameran Potensi Daerah (PPD) pada 7 hingga 16 Juli 2023 mendatang. Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian agenda Hari Jadi Pemkab Sleman ke-107, dan diharapkan mampu menjadi media promosi berbagai potensi daerah dan kebudayaan di wilayah Bumi Sembada.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, PPD itu nantinya dilakukan selama 10 hari di Gedung Serbaguna dan Lapangan Denggung. Pembukaannya akan dimeriahkan dengan kirab kebudayaan dari Lapangan Pemda Sleman menuju Lapangan Denggung.
“Kirab nantinya akan di ikuti marching band, festival busana, serta menampilkan Bregodo dengan total partisipan kurang lebih 500 penampil,” ungkap Kustini di Pendopo Parasamya, beberapa waktu lalu.
Dalam kegiatan itu, kata bupati, juga akan ada 325 stand. Antara lain dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), kuliner, pendidikan, usaha mikro kecil menengah (UMKM), perangkat daerah, pertanian, otomotif, serta multi produk unggulan Kabupaten Sleman.
“PPD akan dimeriahkan dengan berbagai macam acara. Di antaranya pagelaran seni, budaya kapanewon, talk show dan temu komunitas, pentas seni dan hiburan dari pelajar PAUD, TK, SD, SMP dan dinas pendidikan. Lomba Menggambar tingkat PAUD stau TK dan SD, Sleman bersholawat, job fair, pelayanan perizinan dan kependudukan,” terangnya
Kegiata bursa kerja akan diisi 18 perusahan yang hadir langsung dalam pameran. Sedangkan kegitan itu nantinya akan ada 150 jabatan dan 1.000 lowongan kerja yang akan di buka.
“Lowongan ini disediakan perusahaan dari berbagai sektor mulai dari retail, garmen, kesehatan, kuliner, perhotelan, hingga sektor keuangan,” paparnya.
Kegiatan ini juga memeberikan informasi program kegiatan Disnaker UPTD BLK, dan lembaga pelatihan kerja. Juga mengenalkan aplikasi siap kerja sebagai layanan informasi secara nasional.
“Saya mengaharap semua warga masyarakat bisa datang di PPD ini. Lebih-lebih yaitu ASN yang jumlahnya kurang lebih 13 ribu diharapkan mengunjungi dan meramaikan UMKM yang ada di Sleman. Supaya dapat mengerakan perekonomian di Kabupaten,” pungkasnya. (riz/mg4)










