Komisi IV DPR RI Sidak Pasar Karangayu

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini
TERJUN LAPANGAN: Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini saat melakukan sidak di Pasar Karangayu Semarang, belum lama ini. (FADILA INTAN QUDSTIA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini meminta kepada sejumlah pedagang untuk lebih ramah dalam menentukan harga pangan, terutama sembako. Hal itu ia sampaikan pada saat sidak guna pengendalian dan pemantauan harga pangan di Pasar Karangayu Semarang.

“Ya saya minta lebih ramah aja harganya. Soalnya setelah lebaran ini perdagangan lebih loyo karena pasti pada masih punya stok di rumah,” ucapnya saat ditemui Joglo Jateng, belum lama ini.

Pada saat sidak pasar, kata Anggia, ditemukan harga daging ayam maupun sayur mayur masih tinggi. Harga ayam yang awalnya Rp 30 ribu menjadi Rp 40 ribu.

“Kalau usulan kita lihat peternak ini kalau ada kenaikan pasti happy. Jadi mungkin ada jalan tengah untuk diturunkan (harganya, Red.). Tentu akan kita diskusikan supaya harganya turun lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang, Fajar Purwoto menjelaskan bahwa dari keseluruhan pedagang yang dikunjungi tidak ada kenaikan yang siginifikan. Begitu pula dengan daging ayam yang harganya masih standar.

“Terus bawang merah turun tadinya Rp 48 ribu menjadi Rp 28 ribu per kilo. Cuman saya minta pedagang sesuaikan harga secara real,” terangnya.

Ia menuturkan, ada beberapa pasar induk dan pengembang yang pedagangnya mengambil komoditas dari Pasar Karangayu. Kemudian dijual kembali dengan harga yang tentu lebih mahal.

“Contoh (pedagang, Red.) Pasar Mijen ngambil disini (Pasar Karangayu, Red.) lalu dijual lagi dengan harga mahal. Kalau disini Rp 28 ribu, dia (Pedagang Pasar Mijen, Red.) jual Rp 31 ribu,” tuturnya.

Dirinya meminta kepada Kepala Pasar Karangayu, agar segera melapor ke Disdag apabila ditemukan kenaikan siginifikan. Dengan begitu, kenaikan harga bisa dievaluasi bersama-sama.

“Nanti dari Ketahanan Pangan akan membantu untuk melakukan operasi pasar supaya harga bisa stabil semua,” tambahnya.

Di sisi lain, salah satu Pedagang Pasar Karangayu, Royati mengeluh karena akhir-akhir ini dagangannya sepi pembeli. Padahal, harga sayur maupun sembako masih terbilang stabil dan aman.

Dirinya mengaku, permintaan pembeli juga menurun banyak. Biasanya, dalam sehari dirinya dapat menghabiskan 50 kg bawang putih. Namun kalau saat ini hanya sekitar 20 kg saja.

“Selain itu, kalau harga cabai normal Rp 35 ribu, itu yang cabai setan yang sebelumnya itu Rp 60 ribu per kilo. Kalau yang cabai keriting merah itu sekarang Rp 40 ribu,” ujarnya. (cr7/mg4)