SEMARANG, Joglo Jateng – Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang resmi me-launching Becak Listrik Karya Udinus (Becik-KU) pada kesempatan Wisuda ke-78 Udinus, Kamis (24/8/2023).
Kendaraan listrik yang merupakan inovasi terbaru dari Fakultas Teknik (FT) Udinus ini memanfaatkan baterai sebagai sumber tenaganya dan dipasok oleh panel surya yang ditempatkan pada bagian atas. Becik-KU memiliki kapasitas angkut maksimal empat penumpang sekaligus.
Ketua Tim Ary Heryanto mengatakan, ide awal menciptakan becak listrik ini karena melihat besarnya potensi kunjungan wisatawan di Kota Lama Semarang yang sempat menyalip Candi Borobudur saat pandemi covid-19.
“Nah di sini Kota Lama kan luas ya, satu hektare lebih. Sedangkan wisatawan itu cuma di depan-depan saja. Makanya kami mencoba mengajak wisatawan berkeliling supaya lebih banyak mengenalkan spot-spot wisata melalu Becik-KU ini,” tuturnya.
Becak listrik yang dilengkapi layar TV kecil dan speaker ini siap menjadi pemandu wisata bagi masyarakat yang berkunjung ke Kota Lama Semarang. Terlebih Becik-KU ini sudah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang dan siap untuk beroperasi.
“Kalau Pemkot Semarang kita sudah ada, hanya saja kita masih nunggu instruksi kapan untuk di realisasikan,” ujarnya.
Becik-KU inovasi dari Fakultas Teknik itu sudah diuji coba dan dipamerkan dua kali. Yakni saat Porprov XVI dan car free day (CFD) pekan lalu. Sejumlah pejabat pun telah menjajal dan merespon baik inovasi tersebut. Di antaranya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu, hingga Bupati Kendal Dico Ganinduto.
Rektor Udinus, Edi Noersasongko mengatakan, inovasi Becik-KU menjawab ajakan pemerintah untuk menerapkan transisi energi dari kendaraan berbasis bahan bakar minyak menjadi energi terbarukan. Pihaknya mengaku siap menggarap permintaan Becak-KU dalam jumlah besar bila ada pihak luar yang mengajak kerja sama, khususnya untuk sektor pariwisata di Indonesia.
“Saat ini, penelitian matching fund seperti Becik-KU terus kami beri dukungan dan dikembangkan agar mampu hasilkan luaran yang maksimal. Harapannya Udinus dapat berkontribusi dalam menciptakan smart city di Kota Semarang,” tutupnya. (luk/mg4)










