Bali Omah, 25 Kampus Sambangi TKMDII XVI ISI Yogyakarta

KUNJUNGI: Rektor ISI mengunjungi salah satu pameran dalam acara TKMDII XVI, beberapa waktu lalu. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Program Studi Desain Interior di Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta, menjadi tuan rumah acara temu karya mahasiswa desain interior Indonesia XVI (TKMDII XVI), pada 11-14 November. Gelaran yang berada di Concert Hall ISI Yogyakarta ini diikuti sebanyak 25 kampus dengan jurusan yang sama.

Rektor ISI Yogyakarta, Dr. Irwandi mengungkapkan, dengan mengusung tema Bali Omah, TKMDII XVI terdiri dari berbagai kegiatan utama, seperti pameran, kongres, workshop, seminar, bedah karya dan ekskursi. Serta, bertujuan mengajak peserta merasakan perjalanan pulang dengan penuh rasa tenang dan nostalgia.

Baca juga:  15 Paket Sabu Siap Edar Dimusnahkan

“Tema itu mengajak peserta menemukan kembali esensi rumah melalui desain interior. Karena TKMDII sendiri diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Selain itu, digunakan sebagai wadah antara dosen dan mahasiswa program studi desain interior bertukar pikiran,” ungkapnya.

Pihaknya menambahkan, selama empat hari tersebut, gelaran TKMDII yang terbuka untuk umum diharapkan dapat memberi pemahaman kepada masyarakat. Yakni terkait jurusan dan layanan desain interior dalam kehidupan sehari-hari.

“Pameran ini sendiri terdiri dari tiga kategori, karya baru delegasi, karya baru bersama dan karya baru studio. Masing-masing kategori akan memamerkan dengan ciri khasnya sendiri,” jelasnya.

Baca juga:  Tinjau Kampung Ngunen-Unen untuk Tingkatkan Status Proklim

Lebih lanjut, karya baru delegasi berfokus pada desain ruang residensial. Kemudian, karya baru bersama menghasilkan bangku maupun tanda pengarah pengembangan desa wisata Taman Sari. Sedangkan, karya baru studio menampilkan tugas-tugas terbaik dari masing-masing delegasi.

“Harapannya, peserta maupun pengunjung dapat memaksimalkan penggunaan ruang terbatas. Serta, mahasiswa program studi desain interior di seluruh Indonesia akan terus berkembang dan berkolaborasi. Karena karya-karya mereka akan membangun citra positif dan memperkuat profesi desainer interior di mata masyarakat,” tandasnya.(cr11/sam)