Kamar Kost Dilahap Api, Kerugian Capai Rp 8 Juta

PEMADAMAN: Petugas Damkar Bantul dan Kasihan saat melakukan proses pemadaman api yang melahap kos di Padukuhan Ngireng-ireng Rt 04, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Minggu (5/11/23) dini hari. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Kamar kost milik Muhali (55) di Padukuhan Ngireng-ireng, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Minggu (5/11) pukul 01.00 di lahap si jago merah, diduga disebabkan adanya korsleting arus listrik. Kebakaran tersebut berhasil menelan kerugian yang ditaksir Rp 8.000.000.

Kasi Humas Polres Bantul IPTU I Nengah Jeffry mengatakan, kejadian tersebut mulanya diketahui oleh saksi satu Danang Duror Alfajri (39) yang rumahnya berada di sebelah Utara kos. Menurutnya, saksi melihat ada api yang menyala di bagian atap lantai dua kamar tengah rumah korban.

Baca juga:  KADIN DIY Soroti Ancaman Resesi Ekonomi 2025

“Melihat adanya api yang menyala, kemudian langsung membangunkan saksi dua Ahmad Ginanjar (40) yang sedang tidur di kamar. Setelah itu, mereka meminta bantuan warga sekitar untuk melihat api mulai membesar di lantai dua tersebut,” ungkapnya.

Kemudian, warga sekitar berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Kemudian saksi satu menghubungi BPBD Bantul dan melaporkan kejadian ke Polsek Sewon. Selanjutnya, personil gabungan dipimpin Kapolsek Sewon AKP Hanung, mendatangi TKP kebakaran. Serta, diterjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Bantul dengan 10 orang personil dari Damkar Bantul dan Damkar Kasihan.

Baca juga:  DP3AP2KB Kota Yogyakarta Upayakan Prevalensi Stunting di Angka 10%

“Sekitar pukul 02.00 api berhasil dipadamkan. Akan tetapi, pada saat kejadian korban kebetulan tidak berada di rumah dan tidak bisa dihubungi oleh warga sekitar. Adapun penyebab dari kebakaran diduga adanya korsleting arus listrik,” ujarnya.

Adapun kerusakan adanya peristiwa kebakaran tersebut, antara lain yaitu pintu kamar kos, jendela dan atap rumah. Kemudian, kulkas satu unit, kipas angin dua unit dan magic com satu unit. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Adapun korban mengalami kerugian sekitar Rp 8.000.000,” pungkasnya.(cr13/sam)