PEMALANG, Joglo Jateng – Mendengarkan saran dari anggota DPRD Pemalang, Bupati Pemalang akan mengecek rekam jejak seluruh peserta pelamar direksi PTAU yang baru. Sehingga nantinya terpilih calon pemimpin perusahaan yang mempunyai integritas tinggi, serta memahami bagaimana potensi perusahaan untuk memajukannya.
Hal itu diungkapkan Bupati Pemalang Mansur Hidayat usai Paripurna DPRD Pemalang, Senin (6/11/23). Ia menuturkan bahwa saran dari salah satu anggota dewan kemarin sangat bagus. Maka dari itu, panitia seleksi (pansel) direksi PTAU akan secara ketat memeriksa rekam jejak pendaftar, terutama prestasi atau keberhasilan mereka dalam memimpin perusahaan.
“Pasti akan kami (Pemkab) wanti-wanti kepada pansel Direksi PTAU untuk memeriksa rekam jejak seluruh calon direksi. Dari mana mereka berasal, pernah memimpin di perusahaan apa, kegagalan dan keberhasilannya, serta integritasnya seperti apa. Ini dilakukan agar tidak terjadi lagi kerugian yang didapatkan PTAU kemarin, dan kita butuh pemecah atau penyelesai masalah bukan penambah masalah yang ada,” tegasnya.
Berdasarkan data keuangan PTAU hingga Oktober 2023, total aset yang masih ada dari penyertaan modal di tahun ini tercatat Rp 11 miliar, yang merupakan sisa dari modal yang diberikan sebelumnya yaitu Rp 26 miliar. Kerugian perusahaan di tahun ini tercatat Rp 15 miliar.
Melihat keuangan itu, Mansur menekankan bahwa setiap calon direksi harus mempunyai kemampuan yang jelas dalam pengelolaan perusahaan. Di mana data sementara hingga Senin (6/11), ada dua orang peserta yang telah mendaftarkan diri untuk menjadi calon direksi PTAU.
“Kita akan usahakan untuk PTAU ke depan memilih pemimpin perusahaan yang benar, karena sebelumnya sudah salah kita harus belajar dan memilih sesuai kompetensinya. Terutama mereka yang siap untuk menanggulangi kerugian perusahaan agar tidak semakin melebar,” paparnya. (fan/abd)










