BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Ahmad Yani Semarang, Giyarto
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Ahmad Yani Semarang, Giyarto. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Badan Meteologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa Kota Semarang sudah memasuki musim hujan pada Desember 2023 ini. Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat dan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mewaspadai apabila cuaca di siang hari panas.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Ahmad Yani Semarang, Giyarto, menyebut bahwa musim hujan di Kota Semarang sebenarnya sudah mulai sejak akhir November 2023. Kendati demikian, musim hujan 2023 ini telah terpengaruhi musim kemarau berkepanjangan atau El Nino. Sehingga potensi cuaca ekstremnya justru lebih besar.

“Makanya ini karakteristik hujanya itu enggak tiap hari. Tapi karena tidak tiap hari, potensi cuaca ekstremnya justru lebih besar,” terang Giyarto kepada Joglo Jateng, belum lama ini.

Oleh karena itu, Giyarto mengingatkan Pemkot Semarang untuk behati-hati apabila cuaca di pagi atau siang hari cukup panas. Sebab, kondisi tersebut bakal membuat cuaca di malam hari alami potensi cuaca ekstream yang mengakibatkan beberapa kejadian, seperti angin kencang, pohon tumbang, tanah longsor hingga banjir.

“Harus hati-hati jika pagi sampai siang itu panas. Malamnya potensi cuaca ekstream. Bisa menyebabkan angin kencang, pohon tumbang, longsor hingga banjir,” paparnya.

Sementara itu, warga Lampersari, Kecamatan Gayamsari, Dinda Sari (22) mengaku bahwa cuaca saat ini memang tak menentu. Menurutnya, beberapa hari terakhir ini saat siang hari panas dan sorenya justru hujan deras disertai petir. Bahkan, cuaca ekstrem ini turut mempengaruhi imunitas tubuh ketika melakukan aktivitas sehari-hari.

“Kalau siang emang panas banget tapi nanti mulai sore itu tiba-tiba hujan deres sampai ada petir. Jadi emang kerasa banget perubahan cuaca yang mendadak gini, harus pintar-pintar jaga kesehatan,” katanya. (luk/gih)