Perbaikan Jalan Pati-Rembang Ditargetkan Rampung 15 Desember

KONDISI: Kemacetan kendaraan yang terjadi di Jalan Pantura Pati-Rembang, beberapa waktu lalu. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Kemacetan yang terjadi di jalur Pantura Pati-Rembang akibat perbaikan jalan akan segera berakhir. Sebab perbaikan jalan di wilayah tersebut ditargetkan bakal rampung pada 15 Desember 2023 mendatang.

“Iya itu nanti selesai akhir tahunlah. Kalau kemarin kami sudah kordinasi tanggal 15 Desember 2023 selesai,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPUBMCK) Jawa Tengah AR Hanung Triyono pada Joglo Jateng, belum lama ini.

Hanung mengaku bahwa saat ini pihaknya terus mengebut pengerjaan perbaikan jalan di jalur itu, agar tidak memperparah kemacetan. Terlebih mengingat sebentar lagi bersamaan dengan libur panjang Natal dan tahun baru.

Baca juga:  Antisipasi TPS Rawan Banjir, KPU Bersinergi dengan Pemkot Semarang

“Kurang tahu persisnya kurang berapa persen penyelesaiannya, kalau setengah bulan selesai itu ya berarti tinggal sedikit sih. Untuk saat ini masih dalam pengerjakan dan terus dikebut,” imbuhnya.

Disinggung terkait kemantapan jalan di Jateng, Hanung menyebut bahwa saat ini pihaknya memiliki target 93 persen. Di mana diperkirakan pada Desember 2023 ini bakal rampung juga.

“Sebenarnya kita pada saat sebelum musim hujan itu kita punya target 93 persen. Namun bergerak di posisi 88 persen, karena naik turunya di situ. Namun kita tetap optimis diakhir tahun kita bisa 92-93 persen,” ucapnya.

Baca juga:  Kerja di Hari Coblosan Dihitung Lembur

Kata dia, semua ruas di Jateng telah diperbaiki dan dilakukan perawatan rutin di mana dalam hal ini juga melibatkan pemerintah daerah. Di antaranya ada di jalur Surakarta, Purwodadi, dan Blora.

“Sebagian banyak yang dilaksanakan dengan pemerintah daerah. Yaitu Surakarta, Purwodadi, Blora. Sama Jalur Lintas Selatan (JLS), itu yang luar biasa besar ada Rp 682 miliar untuk itu. Yang lain kita laksanakan dengan pemerintah kab/kota,” bebernya.

Hanung mengaku masih ada PR perbaiakan ruas jalan yang harus dilakukan pada 2024 mendatang. Yakni Keling (Jepara), Wiradesa, Kajen (Pekalongan), Kalibening (Banjarnegara), dan Morongso-Tuwel-Sirampok.

Baca juga:  12 TPS di Semarang Terdampak Hujan

“Itu yang perlu penanganan yang lebih. Memang sebenarnya kita perlu rehabilitasi yang mayor dalam artian reservasi yang cukup besar. Namun karena kondisi keuangan ya kita bertahan ajalah pelan-pelan,” tandasnya. (luk/gih)