Dispar Prediksi 400 Ribu Wisatawan Kunjungi Bantul

BAHAGIA: Terlihat anak-anak saat bermain air di Pantai Baru, Bantul, beberapa waktu lalu. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja– Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul memprediksi akan terjadi lonjakan wisatawan pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Diperkirakan terdapat 400 ribu lebih wisatawan yang akan mengunjungi destinasi wisata Bantul.

Kepala Dispar Bantul Kwintarto Heru Prabowo menyampaikan, prediksi kunjungan wisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan relatif lebih ramai di Bantul dibandingkan di daerah lainnya. Sehingga diperlukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pengunjung.

“Untuk mengurangi penumpukan di loket objek wisata, kami telah menyediakan informasi destinasi wisata favorit di Bantul melalui aplikasi Jelajah Bantul. Sekaligus wisatawan bisa melakukan registrasi online terlebih dahulu melalui aplikasi Visiting Jogja,” terangnya.

Menurutnya, ada 10 objek destinasi wisata yang telah yang menyiapkan atraksi atau pertunjukan yang bisa dinikmati oleh pengunjung. Yaitu wisata Pinus Pengger, Gua Cemara, Litto, Watu Gagak, Watu Goyang, Ros in Hotel, Puncak Sosok, Puncak Becici, Gunung Wangi, dan Lintang Sewu. Di mana objek wisata tersebut menampilkan pentas musik akustik, pesta kembang api, dan berbagai hiburan lainnya.

Sementara itu, untuk pengendalian lonjakan di tempat pemungutan retribusi (TPR), pihaknya juga telah bekerja sama dengan stakeholder terkait. Beberapa di antaranya yaitu Dinas Perhubungan, jajaran Kepolisian, Polairud, Satpol PP, Tim SAR, Koramil, dan Saka Bhayangkara.

“Hal ini untuk menghindari kemacetan khususnya di TPR, karena secara total diprediksi akan ada 400 ribu lebih wisatawan di libur Nataru. Dengan kalkulasi 120-150 ribu kunjungan untuk objek wisata yang memakai tarif retribusi,” terangnya.

Menurutnya, destinasi yang paling banyak jumlah wisatawannya yaitu Pantai Parangtritis dengan jumlah kunjungan 11-12 ribu wisatawan per-hari. Merespons beberapa kasus Covid-19 yang kembali muncul belakangan, pihaknya juga memberikan imbauan kepada pengunjung untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Kami imbau, terutama untuk pengunjung yang mempunyai komorbid Covid-19 agar kembali menggunakan masker. Hal ini juga merupakan saran dari Dinas Kesehatan,” pungkasnya. (cr13/abd)