Damkarmat Kota Yogyakarta: Jumlah Kebakaran 2023 Mengalami Kenaikan 60 %

SIAP SIAGA: Petugas saat memadamkan api di salah satu lokasi kejadian di Kota Yogayakarta, belum lama ini. (ISTIMEWA/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta mencatat pada Tahun 2023 terjadi 90 kebakaran di Kota Yogyakarta. Jumlah tersebut meningkat sebanyak 60 persen dibandingkan kebakaran dalam Kota Yogyakarta tahun 2022 yang hanya 56 kali.

Kepala Damkarmat Kota Yogyakarta Taukhid mengatakan, kejadian kebakaran di Kota Yogyakarta mengalami peningkatan kasus pada Tahun 2023. Peningkatan lebih dari separuh dibandingkan dengan jumlah kebakaran pada Tahun 2022 dan tahun-tahun sebelumnya.

“Jumlah kebakaran Kota Yogyakarta 2023 bahkan masih yang tertinggi dibandingkan lima tahun sebelumnya. Karena  pada 2022 yang hanya 56 kali, tahun 2021 terjadi 50 kebakaran, pada 2020 terdapat 43 kebakaran, pada 2019 ada 69 kebakaran, sedangkan 64 pada 2018 kebakaran, dan 67 kebakaran pada 2017,” ungkapnya, Rabu (3/1).

Lebih lanjut, peningkatan jumlah kebakaran Kota Yogyakarta pada 2023 salah satunya disumbang oleh faktor meningkatnya kebakaran tumpukan sampah yang tak terkendali sebanyak 23 kali. Di mana fenomena itu dikarenakan imbas dari bertambahnya volume sampah yang menumpuk pasca penutupan sementara TPST Piyungan.

“Sebagian warga berupaya mengurangi volume sampah dengan membakarnya, padahal pembakaran sampah bukan solusi dan bisa membahayakan jika merembet dan membesar. Sehingga kami tetap menghimbau warga Kota Yogyakarta mengelola sampah dan tidak membakar sampah,” jelasnya.

Taukhid menjelaskan, selain pembakaran sampah, penyebab kebakaran kerbanyak di Kota Yogyakarta disebabkan karena oleh arus bertegangan listrik baik karena hubungan arus pendek maupun kelebihan beban dengan 33 kejadian. Selain itu, ada tujuh kali disebabkan kebocoran gas, 10 kali karena kelalaian manusia, serta sisanya belum diketahui atau lain-lain.

Adapun jumlah kebakaran di Kota Yogyakarta, 40 diantaranya menimpa bangunan umum, 30 bangunan yang berfungsi hunian, 15 pada bangunan berfungsi industri, tiga kebakaran pada kendaraan, dan sabagainya. Pada bangunan dengan fungsi hunian yang terbakar, 10 diantaranya mendapatkan bantuan dari Pemkot Yogyakarta dengan total bantuan sebanyak Rp. 90.500.000,

“Sehingga Kami menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran di tempat tinggal, maupun tempat usaha. Jika menemui kebakaran yang tidak bisa dikendalikan atau kebutuhan penyelamatan lainnya dapat menghubungi Dinas Damkarmat Kota Yogyakarta di nomor (0274) 587101, (0274) 2922848, atau Whatsapp  di 0811 2828 113,” pungkasnya. (riz/all)