Dispar Bantul Rencanakan Penambahan TPR Pansela dan Kenaikan Tarif Retribusi

MENARI: Tari sambutan yang dilakukan masyarakat sebelum pelepasan tukik, di salah satu pantai di Bantul, belum lama ini. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul merencanakan pemindahan atau penambahan tempat pemungutan retribusi (TPR) wisata di Pantai Selatan (Pansela). Sekaligus, akan menaikkan tarif retribusi dari yang sebelumnya Rp 10 ribu menjadi Rp 15 ribu.

Kepala Dispar Bantul Kwintarto Heru Prabowo menyampaikan, penambahan TPR urgent dilakukan, pasalnya pada akhir tahun ini Jembatan Pandansimo dan Kelok 23 yang merupakan jalur masuk Pansela diprediksi sudah mulai beroperasi.

“Sehingga mau tidak mau, Bantul harus menambah TPR di sisi selatan itu. Jadi memang, hampir bisa dipastikan tahun depan jalur masuk Pansela sudah bisa beroperasi. Sehingga sekarang sedang kita identifikasi titik atau lokasi pastinya,” terangnya.

Dengan demikian, pihaknya telah mengajukan rancangan penambahan tersebut sejak 2019 lalu. Hanya saja, sampai dengan saat ini belum bisa terealisasi. “Penambahan pasti akan kami usulkan. Akan tetapi eksekusinya kapan, kami menyesuaikan dengan kebijakan,” imbuhnya.

Selain itu, Dispar juga akan menaikkan tarif retribusi pariwisata Pansela yang direncanakan akan beroperasi di April mendatang. Yang sebelumnya tiket masuk sebesar Rp 10 ribu, setelah kebijakan naik menjadi Rp 15 ribu.

“Sekalipun tiketnya ditarik di masing-masing pintu TPR, dalam satu hari itu wisatawan bisa pindah ke berbagai objek wisata Pansela tanpa dikenakan lagi. Kawasannya meliputi dari Parangtritis sampai Pandansimo,” jelasnya.

Lebih lanjut, penyatuan tarif retribusi ini akan memudahkan praktik di lapangan, serta memberikan jaminan pendapatan bagi para pengelola wisata. Mengingat, seperti Pantai Samas yang tingkat kunjungannya sangat minim.

“Jadi juga akan memberikan jaminan pendapatan bagi pengelola wisata yang ada. Dengan kenaikan tarif ini, kami akan menaikkan biaya asuransi bagi wisatawan,” pungkasnya.(nik/sam)