Ratusan Caleg Rebutkan 50 Kursi DPRD Sleman

RAPAT: Suasana para anggota dewan di lingkungan DPRD Sleman saat menggelar rapat bersama di Ruang Rapat Paripurna, beberapa waktu lalu. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Ratusan calon anggota legistlatif (Caleg) akan merebutkan 50 kursi DPRD Sleman di Pemilu 2024. Proses perebutan kursi ini terbagi menjadi enam daerah pemilihan (Dapil).

Ketua KPU Sleman Ahmad Baehaqi mengatakan, sebelum kampanye dimulai sudah menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT) DPRD Sleman. Total ada 606 caleg yang berasal dari 18 partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2024.

“Para caleg ini tersebar di enam dapil. Adapun calon ini akan memerebutkan sebanyak 50 kursi DPRD Sleman. Jumlah ini, masih sama dengan alokasi di Pemilu 2019,” terangnya.

Baca juga:  Warga Keluhkan Bukit Sampah Mandala Krida

Adapun peta sebaran dapil di Sleman, meliputi Dapil 1 di Kapanewon Sleman, Tempel dan Turi, yang akan merebutkan tujuh kursi. Lalu, Dapil 2 di Kapanewon Ngaglik, Pakem dan Cangkringan, delapan kursi.

Kemudian, Dapil 3 di Kapanewon Prambangan, Kalasan dan Ngemplak disediakan sembilan kursi. Lalu, Dapil 4 di Kapanewon Depok dan Berbah, delapan kursi. Selanjutnya, Dapil 5 Kapanewon Gamping dan Mlati, sembilan kursi. Terakhir Dapil 6 Kapanewon Godean, Moyudan, Minggir dan Seyegan, sembilan kursi.

“Untuk perhitungan kursi yang diperoleh setiap parpol masih sama dengan Pemilu 2019, yakni dengan metode Sainte Lague,” ungkapnya.

Baca juga:  Aplikasi PPGB Diluncurkan, Dinkes Yogyakarta Upayakan Penanganan Stunting Dini

Sementara itu, Anggota KPU Sleman Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilihan Noor Aan Muhlisoh menambahkan, sama seperti DPR RI dan DPRD Provinsi, surat suara DPRD Kabupaten tidak disertai dengan gambar caleg. Hal ini harus menjadi perhatian bagi calon memilih untuk benar-benar mengetahui siapa yang akan dicoblos.

“Jadi harus benar paham siapa yang akan dipilih, agar pencoblosan di TPS berjalan dengan lancar,” katanya.

Masyarakat diimbau, hanya mencoblos sekali sesuai yang diinginkan. “Proses pencoblosan dapat dilakukan di nama caleg, nomor maupun gambar partai yang tertera dalam surat suara,” tutupnya.(bam/sam)