Kudus  

Emak-emak Piji Wetan Kreasikan Jajanan Pasar

ANTUSIAS: Peserta pelatihan pembuatan jajanan pasar nampak melakukan proses pembuatan salah satu jajanan pasar, Minggu (18/2/2024). (UMI ZAKIATUN NAFIS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Sebanyak 16 ibu rumah tangga Dukuh Piji Wetan, Desa Lau, Dawe, Kudus antusias mengembangkan kreasi jajanan pasar. Dalam pelatihan pembuatan jajanan pasar yang digelar Kampung Budaya Piji Wetan (KBPW) bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Kudus, pada Minggu (18/2/2024).

Koordinator Kampung Budaya Piji Wetan, Muchammad Zaini, menilai pelatihan pembuatan jajanan pasar ini penting untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu agar semakin produktif. Selain menambah kreativitas juga bisa menjadi penghasilan tambahan.

“Kami melihat potensi masyarakat dukuh Piji Wetan sangat antusias dalam berkreasi. Maka kami coba memberikan wadah khususnya untuk kalangan ibu-ibu. Untuk mengkreasikan kuliner lokal. Lebih bagus lagi kalau nantinya bisa dijual,” jelasnya.

Baca juga:  Polres Kudus Beri Bantuan Korban Kecelakaan

Ia ingin beberapa kisah dan filosofi tentang kuliner lokal tidak berhenti. Termasuk bagaimana orang dahulu mengkreasikan jajanan pasar kemudian mewariskannya kepada orang sekarang.

“Tidak hanya rasanya yang enak, tapi juga bentuknya yang unik dan ramah lingkungan. Itu penting kita pelajari kembali secara lebih serius agar kita bisa mewariskan kekayaan kuliner khas kita kepada generasi selanjutnya,” kata Zaini.

Sementara itu, Perwakilan BLK Kudus, Sri Riswati menilai penting untuk mengembangkan jajanan pasar agar naik kelas. Menurutnya ibu-ibu di Piji Wetan ini berpotensi untuk mengupayakan hal itu agar bisa mengangkat ekonomi kerakyatan.

Baca juga:  RS Mardi Rahayu Tambah Ruang Inap Akibat Lonjakan Pasien

“Niatkan ikut pelatihan ini tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk masyarakat luas dengan cara mengangkat ekonomi warga dengan jajanan pasar,” ujar Sri. (cr1/fat)