UGM dan Coca Cola Europacific Partners Jalin Kerja Sama, Bangun Sinergi Dunia Pendidikan dan Industri

DISKUSI: Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia tengah berbincang dengan perwakilan dari kunjungan Coca Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia di Ruang Tamu Rektorat UGM, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan dari perwakilan Coca Cola Europacific Partners (CCEP). Tujuannya untuk melakukan kerja sama dalam kepentingan dunia pendidikan dengan dunia industri.

Sekretaris Universitas UGM, Dr. Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu mengungkapkan, peluang kerja sama terbuka di berbagai bidang. Terutama yang terkait dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi Indonesia.

Selamat Idulfitri 2024

“UGM ingin menjadi universitas inklusif. Di mana siapa pun dapat berpartisipasi bersama UGM. Namun demikian, UGM tidak hanya ingin menjadi pihak yang menerima manfaat saja. Melainkan juga berkontribusi aktif dalam kerja sama tersebut,” ungkapnya, belum lama ini.

Baca juga:  Liburan Lebaran Padat, Volume Kendaraan di Yogyakarta Melonjak 23%!

Lebih lanjut, kata dia, UGM berkomitmen untuk menjembatani kepentingan dunia pendidikan dengan dunia industri. Hal itu tercermin dalam pembangunan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) bagi mahasiswa serta sejumlah kegiatan lainnya yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

“GIK dibangun sebagai tempat pertemuan antara sivitas UGM dengan praktisi dari berbagai bidang. Dengan tujuan untuk memperkaya proses pembelajaran di kampus dan membantu industri mendapatkan talenta terbaik dari UGM,” jelas Andi.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan CCEP dipimpin oleh Public Affairs, Communications, and Sustainability Director, Lucia Karina. Ia memberikan paparan singkat mengenai program kemitraan CCEP yang disebut Teman Kampus.

Baca juga:  15 Perusahaan di Yogyakarta akan Diawasi Terkait THR

“Program Teman Kampus mencakup empat aspek. Yakni Sustainability, People, Campus Rejuvenate, serta Life in Uni. Karlina menegaskan bahwa prinsip keberlanjutan harus menjadi bagian integral dari setiap program,” ungkap Andi.

Kerja sama antara UGM dan CCEP diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi kedua institusi tersebut. Tetapi juga bagi masyarakat secara lebih luas. Seperti pendampingan dan pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) atau komunitas lokal masyarakat. (suf/adf)