DPR RI Tinjau Progres Pembangunan GIK UGM

KUNJUNGAN KERJA: Sejumlah anggota Komisi V DPR RI terlihat tengah meninjau progres pembangunan Gedung GIK UGM, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Sejumlah anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) melakukan kunjungan kerja ke kampus UGM, belum lama ini. Tujuannya untuk meninjau progres pembangunan Gedung Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) yang dibiayai alokasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Dalam kunjungan tersebut, anggota Komisi V yang terdiri dari Sudewo, Hamid Noor Yasin, Mulyadi, dan Iis Rosyita Dewi didampingi langsung oleh pihak kampus. Yakni Rektor UGM, jajaran pimpinan universitas, serta pengelola gedung GIK.

Selamat Idulfitri 2024

Sudewo menyatakan apresiasi terhadap Kementerian PUPR atas pengalokasian anggaran pembangunan GIK. Menurutnya, ini merupakan terobosan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan kerja sama antara perguruan tinggi dan industri.

Baca juga:  Pasar Mangiran & Piyungan akan Direvitalisasi

“Utamanya kami mengapresiasi Kementerian PUPR atas usulan alokasi anggaran pembangunan GIK. Karena ini menjadi terobosan baru, untuk kolaborasi antarperguruan tinggi agar dapat sejajar dengan perguruan tinggi Eropa dan Amerika,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap agar Gedung GIK dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh sivitas akademika UGM dan masyarakat luas. UGM mengusulkan untuk mengadopsi konsep GIK di kampus besar lainnya jika terbukti bermanfaat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong kegiatan di sektor hilir.

“Saya mendorong direktur jenderal untuk mengawasi penggunaannya. Jika terbukti efektif, model ini dapat diadopsi di universitas lain. Jika tidak, kementerian dapat membantu meningkatkan fungsionalitasnya lebih lanjut,” jelasnya.

Baca juga:  Hujan, Siswa Tetap Antusias Rayakan HUT ke-56 SMPN 1 Jetis

Sementara itu, Rektor UGM, Prof Ova Emilia, juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi V DPR RI dan dukungannya terhadap pembangunan GIK. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara universitas dengan dunia industri untuk mengoptimalkan hasil inovasi dan penelitian yang dihasilkan oleh kampus.

“Meskipun pembangunan Gedung GIK masih dalam tahap proses, UGM telah berhasil menjalin kerja sama dengan sekitar 60 korporasi yang siap untuk bergabung. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan hilirisasi hasil penelitian dan inovasi yang dihasilkan oleh universitas,” tuturnya. (suf/adf)