Sambut Bulan Puasa, SMAN 9 Semarang Ajak Siswa Berbagi Sembako

ANTUSIAS: Para siswa berangkat dari sekolah untuk melakukan Pawai Ramadan di seputar Kelurahan Padangsari, Kecamatan Banyumanik, Jumat (8/3/2024). (FADILA INTAN QUDSTIA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 9 Semarang mengajak ratusan siswanya untuk berbagai sembako kepada masyarakat sekitar, terutama di pinggiran jalan melalui Tarhib Ramadan. Kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk kegembiraan dalam menyambut Bulan Puasa.

Pembina Rohis SMAN 9 Semarang, Muhammad Falihul Isbah mengukapkan, lebih dari 266 paket sembako berisikan beras, minyak goreng, mie instan, dan kurma dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kita juga buka donasi terkait dengan makanan dan minuman dan ternyata melebihi target. Setelah melakukan tarhib pertama kali menurut saya ini di luar ekspektasi. Karena sebelumnya bulan Februari kami sempat melakukan pawai dan saya mikir paling pada gak mau dan capek. Tapi melihat dari awal antusiasnya luar biasa,” ucapnya saat ditemui Joglo Jateng, Jumat (8/3/2024).

Lebih lanjut,ia menerangkan, rute pawai yang dilalui mulai dari SMAN 9 Semarang, kemudian belok kanan mengarah ke Pasar Damar, Jalan Sudirman, lalu kembali lagi ke sekolah.

Menurut pantauan Joglo Jateng, ratusan siswa berkumpul di lapangan SMAN 9 Semarang dengan membawa paket sembako yang telah disiapkan sebelumnya. Tak hanya itu, per kelas membawa kembang manggar yang setiap lidinya dibagikan ke anak-anak kecil saat pawai.

Beberapa di antara siswa juga membawa miniatur Warak Endog yang diarak selama pawai berlangsung.

“Pembuatannya seminggu dan dibantu oleh para guru juga agar kerangkanya terlihat bagus,” kata Falihul Isbah.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 9 Semarang, Noor Taufiq Saleh menceritakan antusiasme yang tinggi dari para siswa untuk berbagi sembako kepada masyarakat sekitar.

Dirinya menilai, ada nilai positif dalam acara itu yakni bergembira ketika Ramadan hampir tiba.

“Kemudian dia (para siswa, Red.) mau berbagi perlu sama orang lain. Ini kita sajikan dalam menyambut bulan Ramadhan,” ujarnya.

Dirinya bersyukur, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sesuai harapan berkat dukungan semua pihak. Mulai dari guru, orang tua, dan para siswa.

Di samping itu, dalam kegiatan pawai ini pihaknya juga turut memperkenalkan ekstrakurikuler baru yakni drumband kepada masyarakat, yang diketahui baru ditampilkan secara perdana pada tahun ini saat Hari Ulang Tahun (HUT) SMAN 9 Semarang pada 1 Februari lalu

“Kebetulan dari sambutan orang tua juga sangat baik. Dan awalnya tadi tidak ada alatnya (drumband, Red.) namun setelah bulan Januari lalu ada alatnya sehingga semangatnya Insyaa Allah tinggi. Bahkan kita datangkan pelatih baru juga,” pungkasnya. (int/adf)