ISI Yogyakarta Dorong 344 Wisudawan Siap Hadapi Tren AI

RESMI: Prosesi penyerahan ijazah kepada wisudawan oleh ISI Yogyakarta dalam sidang senat terbuka, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta menggelar prosesi wisuda yang diikuti 344 mahasiswa melalui Sidang Senat Terbuka, beberapa waktu lalu. Acara tersebut merupakan penutup dari program studi sarjana terapan, sarjana, dan pascasarjana semester gasal tahun akademik 2023/2024.

Rektor ISI Yogya, Dr. Irwandi mendorong pentingnya respon yang cerdas terhadap perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI). Kemudian meningkatkan kapasitas dan konsistensi dalam menciptakan karya-karya seni yang menghargai nilai orisinalitas.

Selamat Idulfitri 2024

Ia mengungkapkan kebanggaannya terhadap prestasi para wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan. Pihaknya menekankan agar gelar akademik yang diraih akan membuka jalan baru bagi mereka dalam menghadapi dunia nyata yang penuh dengan tantangan.

Baca juga:  Jelang Lebaran, Perbaikan PJU Dimasifkan

“Khususnya bagi wisudawan-wisudawati yang terdiri dari 305 sarjana, 13 sarjana terapan, 23 magister, dan 3 doktor dalam menghadapi perkembangan teknologi yang memberikan dampak signifikan pada dunia seni kedepannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kata dia, salah satu aspek penting bagi alumni adalah peningkatan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang menjadi parameter evaluasi kinerja perguruan tinggi saat ini. Sehingga harapannya, wisudawan dapat memberi dampak bagi perkembangan dan keberhasilan almamater serta memberikan kontribusi yang berarti bagi masa depan pendidikan seni di Indonesia.

“Anda memiliki tanggung jawab yang besar sebagai alumni untuk tidak hanya membangun reputasi positif Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta di mata masyarakat. Tetapi juga memberikan kontribusi yang signifikan bagi almamater anda,” pungkasnya. (suf/adf)