Kipo, Kudapan Lezat untuk Berbuka Puasa

PAMERKAN: Suripti saat memperlihatkan Kipo yang telah dibuat, belum lama ini. (RIZKY ADRI KURNIADHANI/JOGLO JOGJA)

BERBUKA dengan yang manis menjadi ciri khas masyarakat Indonesia untuk mencari menu berbuka puasa. Adapun salah satu makanan legendaris asli Kotagede yang perlu di coba adalah Kipo (Iki Opo). Dengan cita rasa manis serta kenyal, membuat kudapan ini layak untuk dinikmati bersama teh ketika berbuka puasa.

Salah satu pembuat Kipo khas Kotagede Suripti mengatakan, dirinya telah membuat makanan legendaris tersebut sejak 2001. “Untuk hari biasa, saya bisa menjual Kipo ini mencapai 200 bungkus. Sedangkan saat bulan Ramadan mengalami kenaikan di 300-400 bungkus, dengan harga 3 ribu/bungkusnya,” ungkapnya saat ditemui wartawan Joglo Jogja, belum lama ini.

Dikatakan bahwa naiknya permintaan saat Ramadan dikarenakan makanan ini cocok dinikmati ketika berbuka puasa bersama teman dan keluarga. Dengan bentuk yang mungil dan kenyal, membuat makanan ini di buru menjelang buka puasa.

“Karena rasanya manis, ini (Kipo) cocok di makan saat berbuka puasa. Selain itu, bentuknya yang kecil juga menjadi cara yang pas untuk di makan sebelum salat magrib,” tambahnya.

Pembuatan Kipo cukup mudah. Cukup menyiapkan bahan pembuatan kipo seperti tepung beras ketan, gula Jawa, dan kelapa muda. Bagian luarnya dibuat dengan beras ketan yang direndam air satu jam, selanjutnya ditiriskan, dan dilakukan pengilingan. Dan untuk pewarnaannya menggunakan pewarna alami daun katuk atau pandan suci.

“Untuk bagian dalam menggunakan gula Jawa dan kelapa muda. Di mana gula Jawa direbus hingga mendidih, setelah itu dimasukkan parutan kelapa muda dan diaduk hingga kalis,” jelasnya.

Suripti menjelaskan, Kipo buatannya itu dulu dipasarkan sekitar Taman Sari, Gedongkuning, dan beberapa lokasi wisata di Kota Yogyakarta. Namun saat ini, hanya menjual di sekitar Kotagede saja, karena anak telah selesai sekolah semua dan tenaga tidak sekuat dulu. (riz/abd)