Unjuk Bakat Lukis Mural melalui Literafest 2024

AKTIVITAS: Pegiat seni Ibnu Margono sibuk melukis tentang kebudayaan Semarang dalam acara Literafest 2024 di Halaman Kantor Dinas Arpus Kota Semarang, Kecamatan Banyumanik, Rabu (24/4/24). (FADILA INTAN QUDSTIA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Salah satu Pegiat Seni asal Semarang, Ibnu Margono berkesempatan untuk menunjukkan bakat melukis muralnya melalui Literafest 2024. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kota Semarang, sebagai bagian rangkaian acara HUT ke-477 Kota Semarang.

Pada lomba melukis mural kali ini, Ibnu mengangkat tema budaya di Semarang. Salah satunya, Dugderan yang merupakan tradisi yang digelar sepekan menjelang bulan puasa di Kota Atlas.

“Kita mengangkat kegiatan di Dugderan itu ada wahana mainan, mainan tradisional, bedug, masjid. Karena itu tradisi kearifan lokal yang harus dilestarikan,” ucapnya saat ditemui Joglo Jateng, Rabu (24/4/24).

Dalam sketsa lukisan tersebut, Ibnu juga menggambar salah satu tokoh masyarakat yang terkenal di Kota Semarang. Yakni bupati yang saat itu mendorong tradisi Dugderan untuk dilestarikan hingga saat ini.

“Temanya ada tiga. Budaya, kuliner, dan arsitektur. Tapi kita angkat budayanya saja. Persiapan konsep ini sehari saja,” ungkapnya.

Menurut pantauan Joglo Jateng, terlihat sejumlah peserta asyik melukis dengan sketsa yang sudah dibuat sebelumnya. Diketahui, mereka sudah mulai mengerjakan lukisannya sejak pukul 09.00 dan batas penyelesaian sampai pukul 15.00.

“Setelah hasil lukisan selesai, nanti itu akan jadi milik Dinas Arpus dan akan dipamerkan dan kemudian di-display saat HUT Kota Semarang yang ke-477,” kata Ibnu.

Sementara itu, Kepala Dinas Arpus Kota Semarang, Bambang Suranggono menyampaikan, tujuan utama diadakan Literafest 2024 ini adalah untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Menurutnya, literasi menjadi satu yang hal penting untuk meningkatkan kemampuan menulis dan berbahasa.

“Ini juga sebagai perpindahan kemampuan menguasai informasi untuk sosial juga. Makanya ini ada sembilan kegiatan. Lomba mural, workshop penulis dan pembuat komik, lomba tari, dan masih banyak lagi,” ujarnya.

Literafest 2024 sekaligus Pameran Kearsipan ini, kata Bambang, diadakan selama tiga hari. Tepatnya sejak Rabu (24/4/2024) kemarin sampai Jumat (26/4/2024) mendatang.

Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu mengaku sangat mendukung terkait kegiatan literasi ini. Menurutnya, perkembangan literasi saat ini harus disesuaikan.

“Anak-anak jaman sekarang tidak bisa disamakan dengan anak jaman saya dulu. Sehingga kita harus kemas literasi yang menarik. Literasi yang membuat anak-anak ini bisa rajin dan gemar membaca,” paparnya. (int/adf)