Kudus  

Fogging Tak Lagi Ampuh? Beralih ke 3M Plus untuk Basmi Nyamuk di Golantepus!

SIMBOLIS: Penyerahan ikan cupang kepada Pemdes dalam rangka sosialisasi dan mengedukasi masyarakat untuk melakukan PSN dengan cara 3M plus, belum lama ini. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Pemerintah Desa (Pemdes) Golantepus bersama Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, dan Puskesmas Gelar sosialisasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). PSN adalah sebuah gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan 3M Plus.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat agar tidak fogging saja. Namun, memberikan penyadaran agar beralih ke PSN dengan cara membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air, menutup rapat tempat-tempat penampungan air, dan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang.

Kepala Desa Golantepus, Noor Taufiq mengatakan, sosialisasi ini penting bagi masyarakat agar bisa menanamkan hidup bersih. Dengan cara mengurangi fogging beralih gerakan 3M plus untuk menghancurkan sarang nyamuk.

Baca juga:  DPRD Kudus Usulkan Ranperda Pemulasaraan Jenazah

“Ketika masyarakat sudah sadar mengenai PSN dengan cara 3M plus, pemberantasan sarang nyamuk akan segera terselesaikan. Sebelumnya masyarakat masih menggunakan fogging. Dirasa foging ini yang ditembak nyamuk besar, jentiknya masih hidup. Hasilnya belum maksimal,” terangnya.

Sosialisasi ini masih terus digencarkan pada musim kemarau, karena dengan adanya musim kemarau justru meningkat. Pihaknya mengantisipasi ketika terdapat genangan air, bisa menjadi potensi berkembangnya sarang nyamuk.

“Sekarang sarang nyamuk sudah resisten dengan fogging. Artinya selama jentik nyamuk itu masih ada, sarang nyamuk akan terus ada,” tambahnya.

Baca juga:  Siswi MI Banat Ciptakan Robot Pembersih Jalan

Sementara itu, dinas kesehatan memberikan abate dan ikan cupang sebanyak 15 ekor. Sebagai simbol penyuluhan dan uji coba kepada warga sekitar. Pemilihan kkan cupang ini karena berukuran kecil dan indah. Sehingga tidak memakan tempat dan enak dipandang.

“Pemberian ini dilakukan dalam rangka menyadarkan masyarakat dan mengedukasi agar tidak harus fogging,” pungkasnya. (cr3/fat)