Golkar Pastikan Koalisi Terbentuk Juli

TERPAMPANG: Terlihat baliho salah satu bakal calon Pilkada DPD Golkar Bantul di perempatan Palbapang, Bantul, beberapa waktu lalu. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Bantul menyebut, koalisi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bantul akan mengerucut pada Juli mendatang. Sementara itu, sekarang ini pihaknya masih melangsung tahapan survei bakal calon (balon).

Ketua DPD Golkar Bantul Paidi menyampaikan, survei tahap pertama balon bupati dan wakil bupati dari partai Golkar sudah selesai. Akan tetapi, terkait dengan hasil dari survei tersebut masih diserahkan ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan belum disampaikan ke DPD maupun DPW.

“Tapi saya yakin segera akan disampaikan ke Jogja, karena nanti untuk melanjutkan survei yang kedua. Tapi waktunya belum tahu,” ungkapnya, Senin (3/6/24).

Baca juga:  Perkenalkan Budaya lewat Penguatan Pelajar Pancasila

Pihaknya mengatakan, tahapan survei kedua akan dilangsungkan pada bulan ini. Adapun dirinya mengatakan, perbedaan survei kedua dengan yang pertama yaitu mekanisme penyurveian. Jika sebelumnya balon disurvei secara individu, di tahapan kedua, balon tersebut disurvei secara berpasangan.

Sebelumnya, Golkar Bantul sudah mengantongi 8 balon yang terdiri dari tiga balon bupati dan lima balon wakil bupati. Masing-masing balon ini sudah melalui tahapan survei pertama. Namun tidak mesti survei kedua ini memasangkan calon yang ada saja, akan tetapi juga bisa dilakukan dengan yang di luar 8 balon itu.

Baca juga:  Akademisi Sebut Jogja Darurat Sampah

“Jadi nanti bisa yang sudah mendaftar itu untuk dipasang-pasangkan, balon ini dengan yang ini. Lalu dipasangkan pula dengan yang lainnya di luar daftar balon sebelumnya, untuk perbandingan hasilnya seperti apa,” terangnya.

Sementara itu, terkait dengan nama pasangan, dirinya belum bisa memprediksi nama-nama yang akan dipasangkan dalam survei kedua. Menurutnya, pasangan tersebut akan ditentukan secara acak. “Pasangan itu nanti diacak, tidak mesti dengan ini dengan itu,” katanya.

Lebih lanjut, dirinya juga belum bisa membocorkan nama yang menjadi jagoan Golkar Bantul dari nama-nama yang ada. Pihaknya masih menunggu hasil survei hingga tahapan ketiga yang akan digelar Juli mendatang.

Baca juga:  Bupati Bantul Tegaskan ASN untuk Jaga Integritas

Terkait dengan koalisi juga belum mengerucut. Meskipun Golkar menganggap saat ini sudah menjalin komunikasi dengan partai-partai walaupun sifatnya masih sangat cair. “Perkiraan mengerucut itu setelah survei ketiga bulan Juli. Nanti 26-27 Agustus harus sudah mendaftarkan calon. Artinya, Juli sudah mengerucut, baik koalisi maupun rekomendasinya,” pungkasnya. (nik/abd)