Dewan Nilai Penggunaan APBD Belanja Pegawai di Pemalang Terlalu Tinggi

Anggota Fraksi PKB DPRD Pemalang Subur Musoleh
Anggota Fraksi PKB DPRD Pemalang Subur Musoleh. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Anggota DPRD Kabupaten Pemalang singgung kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, terkait penggunaan APBD pada belanja pegawai di 2024 ini terlalu tinggi dan membebani. Dinilai ke depannya hal itu harus dievaluasi, sehingga pembagian anggaran bisa merata khususnya pembangunan infrastruktur yang saat ini masih jadi pekerjaan rumah.

Anggota Fraksi PKB DPRD Pemalang Subur Musoleh mengatakan, Pemkab harus mengevaluasi penggunaan anggaran belanja terutama pada sektor belanja pegawai. Dari data yang ada telah menggunakan anggaran dengan porsi terbanyak ada pada belanja pegawai yaitu 40-45 persen. Hal itu diucapkan saat membacakan pandangan umum fraksinya di Paripurna, belum lama ini.

Baca juga:  Jelang Iduladha, Kemenag Pemalang Gelar Pelatihan Penyembelihan

“Fraksi PKB mempertanyakan kepada Pemkab Pemalang terkait pengggunaan anggaran belanja daerah, terutama pada objek belanja pegawai selalu melebihi batas yang telah ditetapkan pada aturan belanja. Harusnya di aturan diperbolehkan 30 persen dari keseluruhan anggaran belanja,” ujarnya, belum lama ini.

Maka, pihaknya mendorong Pemkab agar segera memberikan jawaban jalan keluar agar belanja pegawai tidak terlalu membebani APBD. Di mana beberapa tahun belakang Pemkab keluhkan adanya kekurangan tenaga ASN pada setiap dinas, padahal penggunaan belanja pegawai menjadi yang tertinggi, bahkan melebihi anggaran infrastruktur.

Baca juga:  Tangapi Rendahnya IPM Pemalang, Mansur Akan Panggil BPS

Selain hal itu, pihaknya meninjau ulang penggunaan belanja infrastruktur yang belum mencapai batas minimal 25-30 persen. Hal ini menjadi catatan khusus karena jalan merupakan salah satu hak yang paling sering dikeluhkan masyarakat, di mana hampir keseluruhan jalan di Pemalang saat ini dalam keadaan rusak ringan hingga parah.

“Kecuali pada bidang kepegawaian, kami meminta jawaban kepada Pemkab mengapa beberapa pelaksanaan penggunaan anggaran belanja masih belum maksimal. Khusus jalan masih banyak yang berlubang dan rusak parah hingga sedang, mohon segera percepat penggunaannya,” pungkasnya.(fan/sam)