SD 2 Wergu Wetan Dorong Peningkatan Literasi Melalui Pustaka Merah Putih

SEMANGAT: Siswi SD 2 Wergu Wetan nampak fokus membaca di depan Perpustakaan Pustaka Merah Putih, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Pengembangan literasi terus dilakukan guna meningkatkan kualitas pembelajaran peserta didik. Salah satunya melalui akreditasi perpustakaan. Seperti yang dilakukan SD 2 Wergu Wetan melalui Perpustakaan Pustaka Merah Putih yang berhasil meraih akreditasi B tahun ini.

Kepala SD 02 Wergu, Nurhani Kartika Sari menyebutkan, sebelumnya, bimbingan dari petugas perpustakaan kabupaten juga sudah dilakukan sejak lama. Sehingga persiapannya cukup matang.

“Prosesnya sekitar enam bulan pembinaan dan pengarahan dari perpustakaan daerah. Kami berhasil melalui proses seperti kelengkapan dokumen, format dan program yang berjalan,” ujarnya kepada Joglo Jateng.

Baca juga:  SMPN 4 Pemalang Laksanakan PPDB Gratis sesuai Arahan

Terdapat sembilan instrumen yang harus dilengkapi untuk memenuhi penilaian akreditasi perpustakaan. Dari kesembilan itu, pihaknya mengaku mencicil secara bertahap.

“Hasil akreditasi ini memang menjadi motivasi atas nilai kekurangan dan kelebihan. Sehingga melalui akreditasi ini banyak yang harus dibenahi,” ungkapnya.

Melalui akreditasi, imbuh Hani, terjadi peningkatan literasi pada siswa. Termasuk layanan dan peningkatan koleksi perpustakaan.

“Jika dilihat dari tahun sebelumnya, tingkat membaca siswa lebih meningkat. Karena mereka lebih antusias membaca. Apalagi banyak koleksi buku baru serta program baru,” imbuhnya.

Selain itu, di masing-masing kelas juga telah disediakan pojok baca yang bisa dimanfaatkan para siswa saat waktu luang. Pojok baca ini berisi buku, etalase dan majalah dinding.

Baca juga:  Sinergitas Sekolah dan Orang Tua, SD 1 Gondosari Sukses Gelar Karya

“Pelan-pelan kita berikan wadah agar terbiasa membaca. Literasi islami juga dirutinkan dengan membaca asmaul husna, doa dan mendongeng di tiap kelas serta pembelajaran lewat video pembelajaran,” katanya.

Di beberapa even, lanjut dia, para siswa turut serta dalam beragam ajang perlombaan literasi. Sementara itu, perpustakaan digital di SD 2 Wergu bisa diakses oleh siswa hingga orang tua.

“Kami juga berencana membuka program sedekah buku. Yaitu dari wali murid menyumbangkan atau sedekah buku untuk perpustakaan,” bebernya.

Ia berharap, perpustakaan dengan fasilitas bagus bisa menunjang pendidikan literasi para siswa. Serta menambah kompetensi guru.

Baca juga:  Hari Pertama PPDB, Wali Calon Murid Ramai Berkonsultasi

“Tidak hanya buku fisik, tetapi media elektronik website bisa dimanfaatkan anak anak dan guru agar perpustakaan dimanfaatkan secara maksimal sebagai jantung literasi sekolah,” harapnya. (cr1/fat)