Cegah DBD, Dinkes Pemalang Imbau Masyarakat Laksanakan 3M Plus

BERKABUT: Petugas Fogging Dinkes Pemalang saat melakukan fogging di Rusunawa Pemalang, pada Juni lalu. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Masih berlangsungnya musim penghujan di awal Juli ini menyita perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemalang, sehingga meminta masyarakat melakukan menguras, mengubur dan menutup (3M) plus menggunakan kelambu ataupun lotion pelindung nyamuk. Hal itu karena kasus DBD mengalami penambahan cukup besar dibandingkan tahun lalu.

Kepala Dinkes Pemalang Yulies Nuraya menyebutkan, saat ini kasus DBD naik angkanya sama seperti keseluruhan kasus di 2023 bahkan lebih. Hal ini karena kurangnya kesadaran dan keprihatinan masyarakat untuk memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal mereka, dengan membasmi sarang nyamuk salah satunya dan melaksanakan 3M plus.

Baca juga:  Gaji PPPK Jadi Penyumbang Terbesar Kenaikan SILPA

“Masyarakat kurang perhatian dengan lingkungan mereka, jadi kasus DBD bertambah. Jadi mohon melaksanakan 3M plus untuk memberantas sarang nyamuk,” tuturnya, Selasa (9/7/24).

Adapun data di Dinkes hingga Akhir Juni 2024 kemarin, total ada 54 kasus positif DBD atau jika dibandingkan 2023 lebih tinggi empat kasus di tahun ini. Sebab dengan kondisi iklim pergantian musim penghujan ke kemarau saat ini membuat nyamuk terutama Aedes Aegypti lebih cepat berkembang biak.

Walaupun belum ada catatan kasus korban meninggal dunia karena DBD, pihaknya berharap masyarakat tidak mengandalkan fogging. Menurutnya hal itu menjadi solusi terakhir, tetapi kongkritnya untuk mengatasi kasus yaitu dengan kesadaran masyarakat bergotong-royong melakukan 3M plus di masing-masing rumah.

Baca juga:  DPRD Pemalang Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023

“Sebenarnya fogging juga berbahaya untuk manusia, jika terpapar terlalu banyak dapat menyebabkan penyakit lain seperti gangguan pernafasan. Jadi mohon tidak mengandalkan Pemkab dan laksanakan upaya paling mudah dengan 3M plus,” pungkasnya.(fan/sam)