Terapkan Konsep Pembelajaran Green Education

FOTO BERSAMA: Ketua Tim Dosen Unwahas Semarang Ali Martin usai melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Sanggar Bimbingan Sungai Mulia, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (16/7/24). (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Tim Dosen Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang menerapkan konsep pembelajaran Green Education bagi kompetensi guru melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Sanggar Bimbingan Sungai Mulia, Kuala Lumpur, Malaysia. Agenda tersebut selaras dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yakni Pendidikan Berkualitas dan Penanganan Perubahan Iklim.

Ketua Tim Dosen Unwahas, Ali Martin mengungkapkan, penerapan konsep Green Education dalam kompetensi pedagogik guru tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan. Namun, juga mengajarkan siswa pentingnya keberlanjutan dan pelestarian lingkungan melalui konten pembelajaran di dalam proses belajar mengajar.

“Upaya ini bertujuan untuk menciptakan generasi yang lebih sadar lingkungan dan siap menghadapi tantangan perubahan iklim di masa depan. Sesuai dengan komitmen global untuk mencapai SDGs pada tahun 2030,” ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima Joglo Jateng, Selasa (16/7/24).

Ia bersama anggota tim lainnya, yakni Linda Indiyarti Putri, Ummu Jauharin Farda, dan Nurul Azizah fokus memberikan service learning pemahaman dan penguatan melalui sosialisasi urgensi integrasi Green Education dalam pembelajaran. Adapun topik yang diterangkan, antara lain mengenai implementasi Profil Pelajar Pancasila pada topik Green Education dan integrasi Green Education dengan pendidikan Islam dalam meningkatkan minat entrepreneurship peserta didik.

“Terselenggaranya kegiatan pengabdian masyarakat ini mendapat dukungan penuh oleh LPPM Unwahas melalui pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi oleh dosen,” jelasnya. (int/adf)