PEMALANG, Joglo Jateng – Direncanakan akan dibangun pada awal Agustus, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang mengeruk kembali seluruh aspal di Jalan Jenderal Sudirman (Jensud) Kabupaten Pemalang. Setelah dilakukan perhitungan, bupati melihat fondasi terbawah jalan tersebut masih cukup baik, sehingga pergantian struktur beton tidak diperlukan. Total proyek ini akan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp22 miliar.
Bupati Pemalang Mansur Hidayat mengungkapkan, pihaknya akan segera melaksanakan pengerjaan proyek tengah kota, yaitu perbaikan Jensud yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Banyak lubang hingga tambalan jalan yang dikeluhkan oleh masyarakat menjadi alasan mengapa jalan utama muka kota ini masuk proyek prioritas pada APBD 2024.
“Kita rencanakan awal Agustus bisa mulai berjalan untuk pengerukan aspal dengan alat berat. Masyarakat mohon saling bersabar agar jalan lebih baik dan halus,” terangnya.
Ia menyebutkan dana pembangunan yang akan dipakai pada proyek tersebut menggunakan DAK dari pemerintah pusat. Dengan nilai total proyek sebesar Rp22 miliar, bila nanti belum maksimal maka pada 2025 Pemkab akan kembali merencanakan proyek tambahan di jalan tersebut sehingga wajah kota Pemalang lebih indah dan enak dipandang.
Selain Jensud, pihaknya juga menilik jalan di bundaran alun-alun untuk perencanaan proyek selanjutnya pada tahun anggaran 2025. Mansur memastikan material proyek jalan besar pada 2025 nanti akan menggunakan material rigid, sehingga dapat bertahan lebih lama dengan umur jalan kira-kira lima hingga sepuluh tahun.
“Kalau Jensud tidak menggunakan rigid, karena tidak ada truk berat yang masuk ke wilayah kota. Kalau jalan lainnya yang dilewati truk besar pasti akan kita proyeksikan untuk pengecekan rigid, sehingga lebih awet dan tahan lama,” terangnya. (fan/abd)










